PALU — Sebanyak 10 pemuda asal Morowali Utara resmi berangkat kuliah pada 21 Juli 2026 ke Institut Teknologi Del, Sumatera Utara. Mereka akan menempuh studi di program Teknik Metalurgi, disiplin ilmu yang mempelajari ekstraksi, pengolahan, pemurnian, hingga pemanfaatan logam dan mineral.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Morowali Utara dan perusahaan nikel yang berinvestasi di daerah tersebut. Wakil Bupati Morowali Utara Djira menyebut beasiswa ini menjadi solusi untuk menciptakan generasi unggul yang siap kerja di kawasan industri.
Persaingan Ketat: 42 Mendaftar, 10 Lolos
Antusiasme pemuda Morowali Utara terhadap program ini cukup tinggi. Dari total 42 orang yang mendaftar, sebanyak 32 peserta mengikuti tahapan seleksi. Setelah melalui proses kompetitif, hanya 10 nama yang dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan pendidikan tinggi.
Djira menegaskan bahwa kesempatan yang diperoleh para calon mahasiswa ini merupakan hasil kerja keras dan perjuangan mereka sendiri. Ia berpesan agar generasi muda tersebut memanfaatkan waktu studi di luar daerah untuk meningkatkan kecerdasan akademik, keterampilan, dan karakter.
Relevansi Ilmu Metalurgi dengan Industri Nikel Morut
Pemilihan program studi ini tidak terlepas dari kondisi Morowali Utara yang dikenal sebagai salah satu kawasan industri strategis di Sulawesi Tengah. Perusahaan yang berinvestasi di daerah itu secara otomatis membutuhkan tenaga kerja dengan kualifikasi mumpuni.
Kompetensi di bidang metalurgi dinilai sangat relevan dengan kebutuhan industri pertambangan dan hilirisasi mineral yang tengah berkembang pesat di Morowali Utara. Para lulusan nantinya diharapkan mampu mengisi kebutuhan tenaga ahli di sektor tersebut, sehingga mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja dari luar daerah.
Daftar 10 Penerima Beasiswa Asal Morowali Utara
Para mahasiswa yang berangkat berasal dari beberapa kecamatan di Morowali Utara. Mereka adalah:
- Daniel Adhi Nugraha Lakawa — Kecamatan Petasia
- Erlangga Wahyu Riski Lumanga — Kecamatan Petasia
- Eunika Agnes Rabaelun — Kecamatan Petasia
- Muh Arya Putra — Kecamatan Lembo
- Muh Fial — Kecamatan Lembo
- Irsak Fikri — Kecamatan Lembo
- Saskia Althafun Nisa Nasir — Kecamatan Petasia Timur
- Muhammad Afdal — Kecamatan Mamosalato
- Nesa — Kecamatan Mamosalato
- Alfarado Mandui — Kecamatan Lembo Raya
Keberangkatan mereka menandai komitmen pemerintah daerah mengajak pihak industri berkolaborasi dalam penyelenggaraan beasiswa. Langkah ini menjadi investasi jangka panjang untuk memastikan warga lokal turut menikmati dampak positif dari kehadiran industri nikel di tanah kelahirannya sendiri.