Pencarian

Harga Pertamax Turun Jadi Rp 15.950 per Liter per 1 Agustus 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 10:10:31 WIB
Harga Pertamax Turun Jadi Rp 15.950 per Liter per 1 Agustus 2026, Ini Daftar Lengkapnya
Petugas mengisi bahan bakar jenis Pertamax di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (3/8/2026).

SULAWESI TENGAH — Kabar baik bagi pengguna bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Menjelang akhir pekan ini, Pertamina Patra Niaga mengumumkan penyesuaian harga untuk tiga produk unggulannya, dengan mayoritas mengalami penurunan.

Penyesuaian ini bukan tanpa alasan. Manajemen menyebut pergerakan harga minyak mentah dunia dan kurs rupiah menjadi pertimbangan utama dalam menentukan tarif baru setiap bulannya.

"Penyesuaian harga BBM Nonsubsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat," ujar VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, dalam keterangan resminya, Sabtu pekan ini.

Rincian Penurunan Harga BBM Nonsubsidi

Dari lima produk nonsubsidi yang dipantau, tiga di antaranya mengalami penurunan harga, sementara dua produk lainnya masih stagnan. Berikut rinciannya untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 5 persen:

  • Pertamax Turbo: turun Rp 1.000 dari Rp 19.300 menjadi Rp 18.300 per liter.
  • Pertamax Green 95: turun Rp 400 dari Rp 17.000 menjadi Rp 16.600 per liter.
  • Pertamax (RON 92): turun Rp 300 dari Rp 16.250 menjadi Rp 15.950 per liter.

Penurunan paling signifikan terjadi pada Pertamax Turbo yang mencapai Rp 1.000 per liter. Sementara itu, harga Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan.

Harga di Berbagai Wilayah Indonesia

Perlu dicatat, harga jual di setiap daerah bisa berbeda karena dipengaruhi komponen PBBKB yang ditetapkan pemerintah provinsi masing-masing. Berikut daftar lengkap harga BBM Pertamina per 1 Agustus 2026 di sejumlah wilayah:

Pulau Jawa (DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, DI Yogyakarta, Jatim): Pertamax Rp 15.950, Pertamax Turbo Rp 18.300, Pertamax Green Rp 16.600, Dexlite Rp 19.700, Pertamina Dex Rp 21.150.

Sumatera Utara, Aceh, dan Jambi: Pertamax dibanderol Rp 16.300, Pertamax Turbo Rp 18.700, Dexlite Rp 20.150, dan Pertamina Dex Rp 21.650.

Sumbar, Riau, dan Kepulauan Riau: Pertamax Rp 16.650, Pertamax Turbo Rp 19.100, Dexlite Rp 20.550, Pertamina Dex Rp 22.100.

Kalimantan Selatan: Pertamax Rp 16.650, Pertamax Turbo Rp 19.100, Dexlite Rp 20.550, Pertamina Dex Rp 22.100.

Untuk kawasan timur Indonesia seperti Maluku dan Papua, harga Pertamax berada di kisaran Rp 16.300 per liter. Sementara di FTZ Sabang dan FTZ Batam, harga Pertamax lebih miring karena adanya fasilitas bebas pajak, masing-masing Rp 14.950 dan Rp 15.150 per liter.

BBM Subsidi Tetap Aman

Di tengah penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini, pemerintah memastikan harga Pertalite dan Biosolar tetap stabil di angka Rp 10.000 dan Rp 6.800 per liter. Hal ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang mengandalkan BBM bersubsidi untuk aktivitas sehari-hari.

Kebijakan penetapan harga BBM nonsubsidi memang dilakukan secara berkala oleh Pertamina, mengikuti mekanisme pasar. Fluktuasi harga minyak global dan nilai tukar rupiah menjadi dua variabel utama yang selalu dipantau ketat oleh badan usaha milik negara tersebut.

Dengan adanya penurunan ini, diharapkan beban operasional masyarakat dan pelaku usaha yang menggunakan BBM nonsubsidi dapat sedikit berkurang, meski pergerakan harga ke depan masih akan bergantung pada kondisi pasar energi internasional.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks