SULAWESI TENGAH — Pertandingan babak pertama Grup B Piala Presiden Elite 2026 berjalan sengit. Persija tampil lebih agresif sejak peluit pertama, memaksa tuan rumah mengandalkan serangan balik. Namun, kegagalan lini depan Persebaya memanfaatkan peluang dan penampilan gemilang kiper Persija, Aqil Savik, membuat skor tetap kacamata.
Kiper Aqil Savik Jadi Tembok Kokoh
Aqil Savik menjadi pahlawan Macan Kemayoran dengan dua penyelamatan krusial. Pada menit ke-23, ia mengantisipasi tendangan keras Ricky Pratama dari luar kotak penalti yang nyaris masuk. Tujuh menit kemudian, Aqil kembali menggagalkan peluang Miguel Pereira yang memanfaatkan celah di lini belakang Persija.
"Dia tampil sangat tenang dan responsif. Dua penyelamatan itu kunci menjaga gawang tetap perawan," ujar pelatih Persija, Shin Tae-yong, dalam konferensi pers usai babak pertama.
Persebaya Bangkit di Akhir Babak, Peluang Mental
Meski tertekan di 15 menit awal, Persebaya perlahan menemukan ritme. Peluang terbaik datang dari kaki Ricky Pratama pada menit ke-23 dan Miguel Pereira pada menit ke-35. Namun, penyelesaian akhir masih kurang tenang. "Kami butuh lebih agresif di babak kedua. Lawan bermain rapat, tapi kami punya peluang," kata pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.
Di sisi lain, Persija nyaris unggul lebih dulu lewat Victor Dethan pada menit ke-9. Tembakan jarak dekatnya masih lemah dan diamankan Ernando Ari. Catatan statistik menunjukkan Persija unggul penguasaan bola 58 persen pada babak pertama.
Susunan Pemain dan Taktik
Persebaya menurunkan formasi 4-3-3 dengan duet Miguel Pereira dan Alex Martins di lini depan. Sementara Persija mengandalkan tiga bek tengah dan dua sayap cepat. Shin Tae-yong, yang baru pertama kali menangani Persija di turnamen ini, memilih Victor Dethan sebagai ujung tombak.
Babak kedua dijadwalkan dimulai pukul 16.30 WIB. Persebaya diprediksi akan meningkatkan tekanan, sementara Persija akan mengandalkan serangan balik cepat. Hasil akhir laga ini akan menentukan posisi mereka di klasemen sementara Grup B.