Pencarian

Gempa M 5,4 Guncang Buol Sulteng, Kantor Inspektorat hingga RSUD Rusak dan Satu Pasien Meninggal karena Serangan Jantung

Senin, 13 Juli 2026 • 12:27:01 WIB
Gempa M 5,4 Guncang Buol Sulteng, Kantor Inspektorat hingga RSUD Rusak dan Satu Pasien Meninggal karena Serangan Jantung
Gempa magnitudo 5,4 mengguncang Buol, Sulteng, menyebabkan kerusakan di beberapa fasilitas publik dan rumah warga.

BUOL — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol terus mendata dampak gempa bumi magnitudo 5,4 yang terjadi pada Minggu (12/7) pukul 20.46 Wita. Getaran yang terasa kuat membuat warga panik dan berlarian menyelamatkan diri, bahkan hingga ke area pegunungan.

"Iya karena panik, sebagian warga berlarian ke arah gunung. Sekitaran kantor Bupati," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buol, Moh. Kachfi Mardjuni, Senin (13/7/2026).

Gedung Pemerintahan dan RSUD Ikut Terdampak

Dari hasil pendataan sementara, BPBD mencatat enam bangunan mengalami kerusakan. Tidak hanya rumah warga, sejumlah kantor pelayanan publik dan fasilitas kesehatan ikut terdampak guncangan gempa yang berpusat di kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami itu.

Berikut data sementara bangunan yang rusak akibat gempa M 5,4 di Buol:

  • Kantor Mal Pelayanan Publik
  • Kantor Inspektorat
  • Sebagian ruang perawatan RSUD Buol
  • Rumah Makan Daeng Sugi di Leok II
  • Rumah warga di Leok II
  • Rumah warga di Lingkungan Bundo, Kelurahan Kali

Kepanikan di RSUD Buol, Satu Pasien Meninggal

Dampak paling tragis terjadi di RSUD Buol. Saat gempa mengguncang, pasien dan keluarga pasien berhamburan keluar gedung. Dalam situasi kacau itu, seorang pasien dilaporkan meninggal dunia.

"Iya, yang meninggal pasien RSUD Buol. karena panik, dan serangan jantung," jelas Moh. Kachfi.

Warga Mulai Kembali ke Rumah, BPBD Imbau Waspada Gempa Susulan

Meski sempat mencekam, situasi di Buol kini sudah kembali kondusif. Warga yang sebelumnya mengungsi ke perbukitan di sekitar kantor bupati berangsur-angsur kembali ke rumah masing-masing setelah getaran mereda.

"Situasi sudah kondusif, sebagian besar warga telah kembali ke rumah masing-masing, namun BPBD tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan," imbuh Moh. Kachfi.

Gempa bumi magnitudo 5,4 ini terjadi pada Minggu (12/7) pukul 20.46 WIB atau 21.46 Wita. Pusat gempa berada di kedalaman dangkal, 10 kilometer, dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami. BPBD setempat masih melakukan verifikasi lanjutan terhadap total kerusakan bangunan di wilayah tersebut.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks