SULAWESI TENGAH — Bermain di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Mojang Priangan menunjukkan dominasi sejak menit awal. Mereka tidak hanya mengamankan posisi puncak klasemen dengan sembilan poin, tetapi juga memaksa Arema FC Women turun ke peringkat kedua dengan enam poin. Kedua tim tetap berhak melaju ke babak empat besar.
Gol Cepat Kapten dan Skema Transisi Mematikan
Pertandingan baru berjalan 11 menit ketika kapten tim, Nafeeza Ayasha Nori, membuka keunggulan. Menerima umpan dari Syalia Almira Qisya, ia lolos dari kawalan tiga pemain Arema dan melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper.
Keunggulan 1-0 membuat Mojang Priangan semakin percaya diri. Hanya berselang lima menit, giliran Raisya Novita Amalia yang mencatatkan namanya di papan skor. Ia memotong umpan Hafizatul Muharofiah di area pertahanan sendiri, lalu melepas tembakan melambung yang gagal diantisipasi kiper Kanaya Izzati Lathifa.
Solo Run Nafeeza Tutup Pesta di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, rotasi pemain yang dilakukan Arema FC Women justru membuat pertahanan mereka kewalahan. Pada momen yang menentukan, Nafeeza kembali menjadi bintang. Ia melakukan akselerasi solo run dari lini tengah, melewati hadangan pemain belakang, dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau kiper pengganti Ayuningtyas Rahmasari. Skor 3-0 bertahan hingga akhir laga.
Pelatih Soroti Pemahaman Game Plan, Pemain Bicara Insting
Pelatih Kepala Mojang Priangan, Imam Sujagad, mengapresiasi kecerdasan anak asuhnya dalam membaca situasi. “Pada pertandingan ini Mojang Priangan bermain lebih enjoy dan percaya diri menerapkan game plan. Pemahaman bermain itu sangat penting. Saya selalu bilang bermain sepak bola tidak hanya passing atau shooting saja, tapi paham penerapan, sehingga saat ada momen tertentu mereka bisa mengambil keputusan untuk memaksimalkan peluang,” ucapnya.
Sementara itu, Raisya Novita Amalia mengaku sempat ragu saat mengambil keputusan di momen golnya. “Tadi ada banyak momen, lalu aku scanning dan melihat ruang kosong. Sebenarnya sempat ragu akan menembak atau passing. Namun, karena yakin, akhirnya bisa cetak gol dan menang,” kata pemain yang akrab disapa Caca itu.
Arema Tak Pusing, Fokus ke Semifinal
Di kubu Arema FC Women, pelatih Nanang Habibi tidak ambil pusing dengan kekalahan ini. Ia mengakui rotasi pemain dan cedera kapten Kesya Arabela Manisya Nian di menit awal mengganggu ritme tim. “Absennya kapten kami membuat pressing kurang maksimal dan distribusi bola terhambat,” jelasnya. Ia memastikan tim akan fokus pada proses recovery dan evaluasi calon lawan dari Grup B.
Lawan Semifinal Masih Misteri, Tiga Tim Berebut Tiket
Calon lawan Mojang Priangan di semifinal baru akan ditentukan melalui matchday ketiga Grup B pada Jumat (10/7/2026). Tiga tim masih berpeluang lolos: Cipta Cendikia FA, Goal Aksis, dan Scorpion FC. Coach Imam Sujagad menegaskan timnya siap menghadapi siapa pun. “Kami tidak akan menghindar, tidak akan mengincar. Siapapun lawan kami, kami akan fair, kami akan respect terhadap lawan,” tegasnya.