SULAWESI TENGAH — Tian Xiwei bersiap kembali ke drama modern lewat proyek berjudul Love Knows No Walls, dengan jadwal syuting ditargetkan mulai November 2026. Drama bergenre romance suspense ini diadaptasi dari novel Snowflake Town karya Wuli Sisi dan akan tayang di platform iQIYI. Sejumlah nama aktor disebut masuk bursa lawan main, termasuk He Yu dan Song Weilong.
Setelah mencuri perhatian lewat Where the Mask Ends, Tian Xiwei kini mengincar panggung berbeda. Aktris asal China itu dikabarkan membintangi Love Knows No Walls, drama modern yang mulai masuk tahap produksi pada November 2026.
Proyek ini menandai kembalinya Tian Xiwei ke genre kontemporer setelah tahun ini ia tampil di Genius Girlfriend dan Born with Luck. Nama sang aktris sendiri lebih dulu melambung lewat sederet costume drama seperti New Life Begins, Guardians of Dafeng, Pursuit of Jade, hingga Where the Mask Ends.
Sejumlah aktor disebut berpotensi mendampingi Tian Xiwei. He Yu masuk dalam perbincangan setelah keduanya pernah beradu akting di My Fated Boy (2021).
Nama Song Weilong juga mencuat. Ia sebelumnya dikonfirmasi membintangi The Great Tang Pearl Hunt bersama Tian Xiwei, sehingga chemistry keduanya sudah mulai terbentuk di proyek lain.
Belum ada konfirmasi resmi soal siapa yang akhirnya mengisi kursi pemeran utama pria. Pengumuman casting diperkirakan menyusul menjelang dimulainya syuting.
Love Knows No Walls diadaptasi dari novel berjudul Snowflake Town (???) karya Wuli Sisi. Ceritanya berpusat pada Ji Handeng, pemuda yang diabaikan keluarganya sejak kecil hingga tumbuh menjadi pribadi muram dan kehilangan kepercayaan.
Setelah kedua orang tuanya dipenjara, Ji Handeng diadopsi keluarga Xu yang jatuh miskin. Demi bertahan hidup, ia terbiasa memakai topeng kepalsuan: tersenyum manis dan memanggil putri keluarga itu, Xu Qiongqiong, dengan sebutan "kakak".
Padahal di balik sikap manisnya, Ji Handeng menyimpan sifat dingin, egois, dan tak pernah menunjukkan kasih sayang tulus. Xu Qiongqiong sendiri digambarkan sebagai gadis keras kepala, pemarah, dan sedikit materialistis, tetapi sebenarnya tangguh dan baik hati.
Ketika Ji Handeng dikucilkan dan dirundung, Qiongqiong justru menggenggam tangannya tanpa peduli pada pakaian pemuda itu yang kotor. Kehangatan itulah yang perlahan meluluhkan hati Ji Handeng hingga ia mengembangkan obsesi dan ketergantungan kuat pada sang "kakak".
Kehidupan keduanya hancur akibat satu tragedi. Impian Qiongqiong membelikan rumah untuk orang tuanya pupus setelah tabungan 400 ribu yuan mereka dirampok di tengah jalan, dan kedua orang tuanya dibunuh.
Peristiwa itu memicu terbongkarnya rahasia gelap Kota Xueli. Kasus pembunuhan lama yang terkubur, termasuk penemuan mayat perempuan tanpa identitas di alam liar, mulai terkuak ke permukaan.
Di tengah misteri yang memanas, Ji Handeng berusaha menekan sifat kejam dan haus darahnya demi melindungi Qiongqiong. Dua sosok tanpa pertalian darah ini saling bersandar untuk bertahan hidup, melacak sang pembunuh, dengan satu tujuan: melarikan diri dari kota bersalju penuh intrik.
Drama ini digarap sutradara Mao Deshu dengan naskah yang ditulis Zhao Lin. Love Knows No Walls diproyeksikan tayang di iQIYI, meski tanggal resmi penayangan belum diumumkan.
Bagi Tian Xiwei, proyek ini jadi ujian baru: keluar dari kostum sejarah dan masuk ke cerita psikologis modern yang gelap. Kombinasi romance dan suspense jadi daya tarik tersendiri di pasar drama China yang tengah ramai adaptasi novel.