Wabup Morut Djira Minta Lahan Pertanian di Desa Bunta Tetap Produktif dan Tak Beralih Fungsi

Penulis: Andi Pratama  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:16:01 WIB
Wakil Bupati Morowali Utara Djira meninjau panen padi di Desa Bunta.

MOROWALI UTARA — Djira menegaskan keberlanjutan lahan sawah berperan penting dalam menjaga produksi pangan Kabupaten Morut. Pemerintah dari tingkat desa hingga kabupaten diminta bekerja sama mengatasi kendala yang dihadapi petani.

Panen padi di Desa Bunta disebutnya menunjukkan kerja sama antara petani, penyuluh pertanian, pemerintah desa, kecamatan, dan pemerintah daerah bisa menghasilkan capaian positif. Menurut Djira, sektor pertanian memang menghadapi berbagai keterbatasan.

"Tidak ada persoalan yang tidak bisa dicarikan jalan keluar. Yang penting, kita bekerja bersama dan menjaga komunikasi agar setiap kendala yang dihadapi petani bisa ditangani," kata Djira.

Desa Bunta Dinilai Penting untuk Ketersediaan Pangan Morut

Djira menilai Desa Bunta memiliki peran penting dalam mendukung ketersediaan pangan di Morut. Pemerintah dan petani perlu menjaga lahan yang telah diperuntukkan bagi pertanian agar tetap berfungsi sesuai peruntukannya.

"Kalau lahan itu diperuntukkan bagi tanaman padi, kita harus konsisten menjaganya agar tetap menjadi lahan padi," ujarnya.

Tanggung jawab menjaga lahan produktif, lanjut Djira, tidak hanya berada di tangan petani. Pemerintah perlu memastikan kebutuhan pertanian terpenuhi, mulai dari pengairan, kondisi tanah, hingga ketersediaan sarana pendukung.

Evaluasi Program Cetak Sawah di Desa Bunta

Dalam kegiatan itu, Wabup juga meminta evaluasi terhadap program cetak sawah di Desa Bunta. Evaluasi dimaksudkan agar lahan yang sudah dibuka tetap tergarap dan tidak ditinggalkan setelah panen.

Panen padi Kelompok Tani Sipatuo dihadiri Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Morut Krispen Hebret Masu, Plt. Camat Petasia Timur Desran Waka, Kepala Desa Bunta Saharuddin, anggota Satgas Swasembada Pangan, penyuluh pertanian, serta anggota kelompok tani setempat.

Kehadiran Satgas Swasembada Pangan dalam panen itu menandakan pertanian Morut masuk dalam agenda penguatan produksi pangan daerah. Djira berharap komunikasi antara petani dan penyuluh berjalan rutin agar kendala di lapangan cepat tertangani.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: radarpalu.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top