15 Motor Bekas untuk Jualan Keliling, Harga Mulai Rp 3 Juta dan Irit BBM

Penulis: Andi Pratama  •  Jumat, 16 Oktober 2026 | 12:50:02 WIB
Motor bekas menjadi pilihan pelaku usaha keliling untuk menekan biaya operasional.

SULAWESI TENGAH — Honda BeAT, Scoopy, dan Vario 125 masuk daftar motor bekas untuk jualan keliling dengan harga mulai Rp 3 juta hingga Rp 21 juta. Pilihan ini mencakup skutik 110 cc sampai 125 cc yang konsumsi BBM-nya mencapai 45–60 km/liter. Kapasitas bagasi dan kemudahan pemasangan keranjang jadi pertimbangan utama sebelum membeli.

Pelaku usaha keliling yang butuh kendaraan untuk membawa dagangan sekaligus menekan biaya operasional bisa melirik pasar motor bekas. Moladin merangkum 15 pilihan yang mencakup motor bebek hingga skutik, dengan penekanan pada konsumsi BBM dan kapasitas angkut.

Pertimbangan utamanya bukan sekadar harga beli. Kapasitas mesin, keiritan, kondisi unit, dan kemudahan memasang keranjang atau rak barang menentukan seberapa efektif motor dipakai berpindah lokasi mencari pelanggan.

1. Honda BeAT: Skutik 110 cc dengan Konsumsi BBM 45–60 Km/Liter

Honda BeAT masuk kategori motor matic untuk pedagang yang sering berpindah lokasi. Generasi injeksi terbaru memakai mesin 109,5 cc dengan teknologi eSP dan sistem bahan bakar PGM-FI. Bodinya ramping, memudahkan manuver di gang permukiman sempit.

  • Mesin: 109,5 cc, 4-tak, SOHC, berpendingin udara
  • Sistem bahan bakar: PGM-FI pada generasi injeksi
  • Transmisi: Otomatis CVT
  • Perkiraan harga bekas: Rp 5 juta–Rp 15 juta
  • Perkiraan konsumsi BBM: 45–60 km/liter

Cocok untuk pedagang camilan, minuman kemasan, atau kebutuhan sehari-hari yang dijual dari rumah ke rumah. Bagasi bawah jok bisa menampung barang kecil, sementara keranjang depan atau rak belakang menambah kapasitas angkut. Pastikan pemasangan kuat dan barang tidak mengganggu keseimbangan.

2. Honda Scoopy: Desain Retro, Konsumsi BBM hingga 55,5 Km/Liter

Honda Scoopy menyasar pedagang yang ingin motor matic dengan tampilan retro tapi tetap praktis. Generasi 2021–2022 memakai mesin 109,5 cc eSP dengan injeksi PGM-FI dan transmisi otomatis CVT.

  • Mesin: 109,5 cc, 4-tak, SOHC, eSP
  • Sistem bahan bakar: PGM-FI
  • Transmisi: Otomatis CVT
  • Perkiraan harga bekas: Rp 7 juta–Rp 17 juta
  • Perkiraan konsumsi BBM: 45–55 km/liter

Pengujian Scoopy 2021–2022 pernah mencatat konsumsi 55,5 km/liter, meski hasil sebenarnya bergantung kondisi pemakaian. Motor ini pas untuk menjual kue, camilan, aksesori, atau produk berukuran kecil di rute pendek dan perjalanan antarkawasan.

Simpan produk kecil di bagasi, tambahkan tas atau boks untuk barang yang butuh perlindungan. Jika menjual makanan, pilih wadah tertutup agar produk tidak terkena debu. Ruang angkut Scoopy relatif terbatas, jadi hindari barang berukuran besar.

3. Honda Vario 125: Mesin 124,8 cc Bertenaga 11,1 PS

Honda Vario 125 jadi opsi bagi pedagang yang butuh mesin lebih besar dari skutik 110 cc. Motor ini memakai mesin 124,8 cc berpendingin cairan dengan transmisi otomatis V-Matic. Pada generasi tertentu, tenaganya mencapai 11,1 PS dan torsi 10,8 Nm.

  • Mesin: 124,8 cc, 4-tak, SOHC, eSP
  • Sistem bahan bakar: PGM-FI
  • Transmisi: Otomatis V-Matic
  • Perkiraan harga bekas: Rp 7 juta–Rp 21 juta
  • Perkiraan konsumsi BBM: 40–52 km/liter

Mesin 125 cc mendukung perjalanan rutin saat pedagang berpindah dari satu titik penjualan ke titik lain. Bagasinya cukup untuk menyimpan barang pribadi dan produk kecil. Motor ini bisa dipertimbangkan untuk usaha makanan kemasan, pakaian, atau perlengkapan rumah tangga.

Gunakan bagasi untuk barang yang tidak terlalu besar. Jika perlu membawa lebih banyak produk, tambahkan boks belakang yang terpasang kokoh. Perhatikan distribusi beban agar motor tidak berat di bagian belakang. Harga bekas Vario 125 bervariasi menurut generasi dan kondisi unit.

4. Honda Spacy: Modal Rp 3 Juta dengan Bagasi Bawah Jok Lega

Honda Spacy masuk daftar untuk usaha dengan modal terbatas. Skutik lawas ini memakai mesin 108 cc dengan sistem injeksi pada versi FI. Keunggulannya ada di ruang penyimpanan bawah jok yang relatif besar untuk ukuran skutik pada masanya.

  • Mesin: 108 cc, 4-tak, SOHC
  • Sistem bahan bakar: Karburator atau PGM-FI, tergantung versi
  • Transmisi: Otomatis CVT
  • Perkiraan harga bekas: Rp 3 juta–Rp 7 juta

Harga yang rendah membuat Spacy cocok untuk pedagang yang baru memulai usaha dan ingin menekan biaya awal. Meski teknologinya lebih tua dari BeAT atau Scoopy, kapasitas bagasi tetap berguna untuk membawa dagangan ringan.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: moladin.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top