SULAWESI TENGAH — Manchester United tertinggal 12 angka dari Manchester City yang memuncaki klasemen Liga Inggris, padahal kompetisi baru berjalan enam pekan. Kekalahan dari Tottenham Hotspur dan kemenangan telak Man City atas Liverpool membuat posisi MU kian terpuruk.
Manchester United pulang tanpa poin penuh dari duel melawan Tottenham Hotspur. Bryan Mbeumo sempat membawa MU unggul lebih dulu, namun gol Dominic Solanke membuyarkan kemenangan yang sudah di depan mata.
Hasil itu diperparah oleh kemenangan Manchester City atas Liverpool dengan skor telak 3-0 di Anfield. Dua hasil tersebut membuat MU yang baru mengoleksi enam poin tertinggal 12 angka dari Man City di puncak klasemen.
Dari enam pertandingan yang telah dimainkan, Manchester United hanya mampu meraih satu kemenangan. Lima laga lainnya berakhir dengan tiga kali imbang dan dua kekalahan.
Rentetan hasil buruk itu membuat MU tidak bisa masuk ke zona 10 besar. Situasi ini terbilang menyedihkan bagi tim sebesar Manchester United karena Liga Inggris baru berjalan enam pekan.
Harapan MU untuk mengakhiri start buruk tidak akan datang dengan mudah. Jadwal mereka akan padat hingga beberapa pekan mendatang karena kembali aktif bermain di Liga Champions.
MU akan berturut-turut menghadapi Atletico Madrid (13/10), Leeds United (18/10), Como (21/10), Bournemouth (25/10), dan Chelsea (31/10) hingga akhir bulan Oktober. Tiap laga punya jeda waktu yang terbilang singkat dan menuntut kebugaran tim.
Dari deretan lawan yang ada, jelas tidak mudah bagi Manchester United untuk bisa merebut poin penuh di laga-laga berikutnya. Atletico Madrid dan Chelsea menjadi dua nama paling menantang di antara lima lawan tersebut.
Leeds United, Como, dan Bournemouth mungkin terlihat lebih ringan di atas kertas, tetapi jadwal yang rapat membuat rotasi pemain menjadi keharusan. Kebugaran skuad akan jadi faktor penentu apakah MU bisa bangkit atau justru semakin terpuruk.