BPJN Sulteng Genjot Jalan Beton Rigid di Morowali-Morowali Utara, Dukung Hilirisasi Nikel

Penulis: Budi Santoso  •  Senin, 28 September 2026 | 07:46:01 WIB
BPJN Sulawesi Tengah meningkatkan ruas Jalan Tompira Keuno sepanjang 848 meter menggunakan beton rigid Fs 4.5.

PALU — BPJN Sulawesi Tengah melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV meningkatkan sejumlah ruas jalan menuju kawasan industri menggunakan konstruksi beton rigid. Pekerjaan berada di bawah tanggung jawab PPK 4.3 Provinsi Sulawesi Tengah. Skema KSPU dipilih karena kawasan industri nikel memiliki aktivitas ekonomi dan logistik yang tinggi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.3 Provinsi Sulawesi Tengah, Stenly Arthur Massie, menyatakan skema KSPU diarahkan untuk menjawab kebutuhan infrastruktur di kawasan dengan aktivitas industri strategis.

"KSPU ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan konektivitas kawasan industri tetap terjaga, khususnya terhadap kebutuhan mobilitas kendaraan dengan beban berat," ujar Stenly kepada Trilogi, Minggu malam 27 September 2026.

Jalan Tompira Keuno Dibangun dengan Beton Rigid Fs 4.5

Dalam pelaksanaannya, program KSPU PPK 4.3 Sulteng mencakup sejumlah titik pekerjaan yang berkaitan langsung dengan aktivitas kawasan industri. Salah satunya adalah peningkatan Jalan Ruas Tompira Keuno sepanjang 848 meter.

Jalan tersebut dibangun menggunakan Beton Rigid Fs 4.5 dengan lebar 6 meter dan ketebalan 25 sentimeter. Konstruksi beton rigid dipilih untuk menahan beban kendaraan berat yang melintas setiap hari.

Mengapa Beton Rigid Dipilih untuk Jalur Industri?

Jalur distribusi di kawasan industri nikel dilalui truk pengangkut material dengan tonase besar. Perkerasan beton rigid dinilai lebih tahan terhadap beban berulang dibandingkan aspal konvensional.

BPJN Sulteng bersama sejumlah perusahaan tambang mengoptimalkan skema KSPU sebagai pendekatan penanganan infrastruktur di kawasan strategis. Skema ini memungkinkan sinergi antara pemerintah dan pelaku industri dalam mempercepat perbaikan jalan.

Dampak bagi Mobilitas Warga dan Logistik

Peningkatan jalan di Morowali dan Morowali Utara tidak hanya melayani kendaraan industri. Warga di sekitar kawasan juga menggunakan ruas yang sama untuk aktivitas harian.

Dengan perkerasan yang lebih kuat, waktu tempuh logistik diharapkan lebih konsisten. Distribusi bahan baku dan hasil produksi nikel dapat berjalan tanpa hambatan akibat kerusakan jalan.

BPJN Sulteng belum merinci total anggaran maupun jadwal penyelesaian seluruh titik pekerjaan. Namun, pekerjaan di Ruas Tompira Keuno sudah berjalan sebagai bagian dari program KSPU PPK 4.3 Sulteng.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: trilogi.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top