SULAWESI TENGAH — Timnas Honor of Kings Indonesia tersingkir di perempat final Asian Games 2026 setelah kalah 0-2 dari China pada 27 September 2026 di Aichi Sky Expo Esport Substage, Aichi, Jepang. Kekalahan ini memupus peluang Indonesia menyumbang medali dari nomor Honor of Kings, meski masih ada empat cabang esports lain yang menyisakan harapan.
Enam atlet Honor of Kings mewakili Indonesia di ajang Asian Games 2026: Iqbal Khan, Drensen, Emanuel Hendo Paska, Agung Budi Prasetyo, Neville Garrick, dan Muh Naufal Aushaf Mahfuzh. Mereka didampingi Glen Richard Pangalila sebagai pelatih dan M. Ilham Bahrul Hadi sebagai asisten pelatih.
Indonesia tergabung di Grup A bersama Thailand dan Hong Kong. Selama fase grup, timnas mencatatkan satu kemenangan dan satu kekalahan, cukup untuk lolos ke perempat final sebagai runner-up Grup A.
China yang keluar sebagai juara Grup D harus menghadapi Indonesia di babak delapan besar. Pertandingan berlangsung offline di Aichi Sky Expo Esport Substage, Competition Room L4, pada 27 September 2026 pukul 17.00 waktu setempat atau sekitar 15.00 WIB.
China membuktikan kelasnya sebagai salah satu kekuatan utama Honor of Kings. Indonesia kalah dengan skor akhir 0-2 tanpa mampu memberikan perlawanan berarti.
Kekalahan ini membuat langkah Indonesia terhenti, sementara China melaju ke babak berikutnya bersama Hong Kong, Malaysia, dan Filipina yang masih bersaing memperebutkan tiket final.
Harapan medali Indonesia kini bergantung pada nomor Mobile Legends, Identity V, Pokemon Unite, dan PUBG Mobile. Khusus Pokemon Unite, timnas sedang bertanding di partai final melawan Jepang untuk memperebutkan medali emas saat artikel ini dibuat.
Untuk Mobile Legends, Identity V, dan PUBG Mobile, Indonesia akan mulai bertanding pada 28 September 2026. Berikut jadwal lengkapnya:
Dengan tersingkirnya Honor of Kings, fokus timnas esports Indonesia beralih ke empat cabang tersisa. Hasil di Pokemon Unite akan menjadi penentu apakah Indonesia pulang membawa emas dari Asian Games 2026.