PALU — Pemeliharaan fasilitas ketenagalistrikan menyasar jaringan di tiga unit layanan pelanggan (ULP), yakni Poso, Kolonodale, dan Bungku. Sejumlah desa dan kelurahan di tiga kabupaten masuk daftar wilayah yang aliran listriknya dihentikan sementara.
PLN menyebut pemeliharaan ini dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik ke depan. Jadwal pemadaman bisa berubah menyesuaikan kondisi teknis dan cuaca di lapangan.
Pada sesi pertama, pemadaman dijadwalkan mulai pukul 16.00 hingga 19.30 WITA. Wilayah terdampak tersebar di tiga ULP.
Pemadaman berlanjut pada malam hari mulai pukul 19.00 hingga 22.30 WITA. Daftar wilayahnya lebih luas dibanding sesi sore, terutama di ULP Bungku dan ULP Kolonodale.
Di ULP Poso, pemadaman menyasar Desa Lantojaya, kawasan Jalan P. Batam Kelurahan Moengko, Kelurahan Moengko Baru, Jalan P. Nias, Jalan P. Irian, Jalan P. Sabang Kelurahan Kayamaya, Kayamaya Sentral, serta sejumlah jalan bernama pulau seperti Jalan P. Bali, P. Sumatera, P. Sulawesi, P. Timor, P. Seram, P. Madura, P. Jawa 1, P. Jawa 2, P. Tarakan, dan P. Kalimantan.
ULP Tentena juga masuk daftar dengan wilayah Kelurahan Sawidago, Desa Kelei, dan Desa Didiri.
Di ULP Kolonodale, pemadaman meliputi Kecamatan Petasia Barat, Kecamatan Lemboraya, Desa Beteleme, Korowalelo, Tinompo, Kumpi, Korompeli, Lemboroma, Korowou, Tompira (sebagian), Koromatantu, serta Korololama (sebagian).
Sementara ULP Bungku memadamkan aliran listrik di Desa Tofuti, Bahontobungku, Tudua, Puungkoilu, Lahuafu, Unsongi, Nambo, Laroue, Geresa, Kolono, Kapala, Bahomoahi, Bahomotefe, Onepute Jaya, Lele, Dampala, Siumbatu, Lalampu, Bahodopi (sebagian), Keurea, dan Bahomakmur (sebagian).
PLN meminta warga di wilayah terdampak menyiapkan kebutuhan energi cadangan. Peralatan elektronik juga disarankan dimatikan selama proses pemeliharaan untuk menghindari risiko saat aliran listrik kembali normal.
Pelanggan yang butuh informasi lanjutan atau ingin melaporkan gangguan kelistrikan bisa menghubungi aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.