SULAWESI TENGAH — Adobe Premiere akhirnya tersedia untuk perangkat Android setelah sebelumnya lebih dulu mendarat di iPhone pada akhir 2025. Aplikasi editor video ini hadir gratis tanpa langganan Creative Cloud, tanpa iklan, dan tanpa watermark, dengan dukungan editing multilayer hingga ekspor 4K. Pengguna Android 13 ke atas dengan RAM minimal 5 GB sudah bisa mencobanya sekarang.
Versi mobile Adobe Premiere membawa sejumlah fitur yang biasanya hanya ditemukan di aplikasi desktop. Adobe menyebut kehadiran aplikasi ini sebagai solusi editing video yang bisa dipakai di berbagai perangkat Android, termasuk ponsel lipat.
Ada beberapa kemampuan yang langsung tersedia begitu aplikasi diinstal. Berikut daftarnya:
Dukungan perangkat juga cukup luas, termasuk optimasi khusus untuk smartphone layar lipat.
Ini yang jadi pembeda utama dari kebanyakan editor video mobile. Adobe Premiere untuk Android bisa dipakai tanpa berlangganan Creative Cloud, tanpa iklan yang mengganggu, dan tanpa watermark di hasil ekspor.
Adobe memang menyediakan opsi pembelian tambahan berupa kredit generatif dan penyimpanan ekstra. Namun sifatnya opsional, bukan syarat untuk memakai fitur dasar.
Sebelum mengunduh, pastikan perangkat memenuhi dua syarat berikut:
Adobe juga mengonfirmasi sejumlah fitur yang masih dalam pengembangan. Beberapa di antaranya adalah dukungan Adobe Fonts untuk membuat overlay teks, kemampuan memindahkan proyek ke Premiere Pro versi desktop, fitur beat detection, dan cropping.
Kehadiran Premiere di Android melengkapi ekosistem Adobe yang sebelumnya sudah lebih dulu hadir di iPhone. Langkah ini memperluas jangkauan Adobe ke basis pengguna Android yang jauh lebih besar, terutama di pasar seperti Indonesia.
Bagi kreator konten yang terbiasa dengan workflow Adobe di desktop, aplikasi ini menawarkan jembatan yang lebih mulus dibandingkan harus berpindah ke aplikasi pihak ketiga.
Adobe Premiere di Android paling masuk akal untuk kreator konten, vlogger, atau editor pemula yang butuh alat editing cukup lengkap tanpa biaya langganan. Pengguna yang sudah familier dengan antarmuka Adobe juga akan lebih cepat beradaptasi.
Untuk editing proyek skala besar, versi desktop tetap jadi pilihan utama. Namun untuk kebutuhan editing cepat di perangkat mobile, kehadiran Premiere gratis ini memberi alternatif yang layak dipertimbangkan.