PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menyiagakan KM Tilongkabila untuk melayani rute laut dari Banggai menuju Kendari. Kapal penumpang ini dijadwalkan bertolak dari pelabuhan pada Jumat, 11 September 2026 pukul 08.00 WITA.
Pelayaran KM Tilongkabila dari Banggai menuju Kendari menempuh dua pelabuhan singgah. Kapal dijadwalkan tiba di pelabuhan tujuan pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 01.00 WITA. Waktu tempuh perjalanan laut ini berkisar 17 jam.
Armada ini mengandalkan kapal buatan galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman yang selesai dibangun pada 1995. Kapal tipe 1.000 pax tersebut memiliki kapasitas resmi 970 penumpang. Fisik kapal membentang sepanjang 99,8 meter dengan bobot mati 6.022 GT.
KM Tilongkabila memiliki wilayah pelayaran luas di kawasan timur. Jalurnya merambah Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Gorontalo, hingga Sulawesi Utara. Rute maritim ini menjadi tumpuan utama mobilitas antardaerah.
Selain keberangkatan dari Banggai, Pelni menjalankan delapan trip pelayaran lain di perairan Nusantara pada hari yang sama. KM Dobonsolo bergerak paling awal dari Manokwari pukul 01.00 WIT menuju Sorong dengan rute dua pelabuhan. Kapal tiba pada 11 September 2026 pukul 14.00 WIT.
KM Dobonsolo tercatat beroperasi dua kali pada tanggal tersebut. Setelah tiba dari Manokwari, kapal melanjutkan rute dari Sorong pukul 17.00 WIT menuju Surabaya melewati empat pelabuhan. Kedatangan di Surabaya diproyeksikan pada 15 September 2026 pukul 01.00 WIB.
Dari Wilayah Indonesia Bagian Tengah, KM Nggapulu lepas tali dari Makassar pukul 12.00 WITA menuju Ambon melintasi empat pelabuhan. Armada ini dijadwalkan sandar pada 13 September 2026 pukul 14.00 WIT. Sementara itu, KM Awu bertolak dari Kupang pukul 17.00 WITA menuju Denpasar melintasi lima pelabuhan, dengan jadwal tiba 14 September 2026 pukul 10.00 WITA.
Jalur Kalimantan dilayani KM Bukit Raya dari Pontianak pukul 17.00 WIB menuju Jakarta Utara dengan rute terpanjang sembilan pelabuhan singgah, tiba 16 September 2026 pukul 09.00 WIB. Pada jam yang sama, KM Lawit berangkat dari Kotawaringin Barat pukul 17.00 WIB ke Surabaya melalui dua pelabuhan dan tiba 12 September 2026 pukul 22.00 WIB.
Pelabuhan Ambon menjadi titik paling sibuk pada pelayaran 11 September 2026. Pelabuhan ini menerima kedatangan KM Nggapulu dari Makassar dan KM Labobar dari Tual. Pada malam harinya, Ambon juga memberangkatkan KM Sangiang.
KM Labobar bertolak dari Kabupaten Tual pukul 21.00 WIT menuju Ambon melewati tiga pelabuhan singgah. Kapal dijadwalkan tiba di Ambon pada 12 September 2026 pukul 19.00 WIT. KM Labobar merupakan kapal berkapasitas terbesar di seluruh armada Pelni dengan daya muat 3.084 penumpang.
Pergerakan armada ditutup oleh KM Sangiang yang angkat sauh dari Ambon pada pukul 23.59 WIT menuju Buru. Kapal ini menyinggahi dua pelabuhan dan diperkirakan tiba pada 12 September 2026 pukul 10.00 WIT. Konektivitas laut Maluku tetap terjaga.
Tiket kapal Pelni dapat dipesan langsung melalui aplikasi PELNI Mobile dan situs resmi pelni.co.id. Layanan Contact Center 162 siap melayani informasi calon penumpang. Pembelian tiket juga tetap dilayani lewat loket resmi di pelabuhan keberangkatan.
Calon penumpang wajib membawa KTP asli saat proses boarding di pelabuhan. Pelni menganjurkan penumpang tiba di pelabuhan minimal 2 jam sebelum kapal bertolak. Kedatangan lebih awal menghindari antrean verifikasi tiket.
Jadwal keberangkatan kapal dapat berubah sewaktu-waktu akibat cuaca atau kendala teknis. Calon penumpang diminta rutin memantau informasi terkini sebelum menuju dermaga. Keselamatan pelayaran menjadi pertimbangan utama setiap keberangkatan.
| Kapal | Rute | Berangkat | Tiba | Singgah |
|---|---|---|---|---|
| KM.Dobonsolo | Manokwari → Sorong | 01.00 WIT | 11 Sep, 14.00 WIT | 2 pelabuhan |
| KM.Tilongkabila | Banggai → Kendari | 08.00 WITA | 12 Sep, 01.00 WITA | 2 pelabuhan |
| KM.Nggapulu | Makassar → Ambon | 12.00 WITA | 13 Sep, 14.00 WIT | 4 pelabuhan |
| KM.Awu | Kupang → Denpasar | 17.00 WITA | 14 Sep, 10.00 WITA | 5 pelabuhan |
| KM.Bukit Raya | Pontianak → Jakarta Utara | 17.00 WIB | 16 Sep, 09.00 WIB | 9 pelabuhan |
| KM.Dobonsolo | Sorong → Surabaya | 17.00 WIT | 15 Sep, 01.00 WIB | 4 pelabuhan |
| KM.Lawit | Kotawaringin Barat → Surabaya | 17.00 WIB | 12 Sep, 22.00 WIB | 2 pelabuhan |
| KM.Labobar | Kab. Tual → Ambon | 21.00 WIT | 12 Sep, 19.00 WIT | 3 pelabuhan |
| KM.Sangiang | Ambon → Buru | 23.59 WIT | 12 Sep, 10.00 WIT | 2 pelabuhan |
Tipe 1.000 pax, dibangun 1995 di galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman. Kapasitas 970 penumpang, bobot 6.022 GT, panjang 99,8 meter. Wilayah pelayaran: Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sulawesi Utara.
Datang minimal 2 jam sebelum keberangkatan, bawa KTP asli. Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu.