Pelayaran kapal motor penumpang KM.Tilongkabila melayani rute lintas perairan dari Pelabuhan Bitung menuju Banggai. Armada ini bertolak pada Kamis, 10 September 2026 pukul 01.00 WITA dan dijadwalkan tiba di Banggai pada Jumat, 11 September 2026 pukul 06.00 WITA.
Rute pelayaran dari Bitung menuju Banggai ini melintasi 3 pelabuhan singgah sebelum merapat di pelabuhan tujuan. Jalur transportasi laut tersebut menjadi andalan mobilisasi masyarakat kawasan Sulawesi Utara menuju Sulawesi Tengah.
KM.Tilongkabila merupakan kapal penumpang tipe 1.000 pax produksi galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman pada 1995. Kapal berbobot 6.022 GT ini memiliki dimensi panjang 99,8 meter dengan kapasitas angkut hingga 970 penumpang. Kapal ini dirancang tangguh melintasi jalur laut pedalaman hingga perairan terbuka.
Wilayah operasional armada ini membentang di lima provinsi sekaligus, mencakup Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Gorontalo, dan Sulawesi Utara. Keberadaannya menopang arus logistik warga pesisir secara berkala.
Pelayaran KM.Tilongkabila adalah satu dari total 10 jadwal keberangkatan yang dijalankan PT Pelni pada Kamis, 10 September 2026. Pergerakan kapal berlangsung dari wilayah barat hingga timur nusantara.
Pelabuhan Bau-Bau tercatat melayani dua keberangkatan pada hari yang sama dengan tujuan Makassar, yakni KM.Lambelu pada pagi hari serta KM.Sinabung pada sore hari. Sementara itu, Pelabuhan Surabaya juga mencatat dua jadwal pelayaran menuju Kotawaringin Barat melalui KM.Lawit dan KM.Kelimutu.
Berikut jadwal lengkap 10 armada kapal Pelni untuk keberangkatan Kamis, 10 September 2026:
Makassar memegang peranan sebagai hub tersibuk sepanjang operasional 10 September 2026. Pelabuhan ini menerima kedatangan dua armada dari Bau-Bau dan satu rute panjang dari Jayapura, lalu memberangkatkan pelayaran lanjutan menuju Tarakan serta Ambon.
Calon penumpang dapat memesan tiket resmi melalui aplikasi PELNI Mobile atau laman situs pelni.co.id. Akses pemesanan tiket juga dilayani lewat Contact Center 162 dan loket fisik di pelabuhan keberangkatan.
Calon penumpang disarankan tiba di pelabuhan minimal 2 jam sebelum keberangkatan kapal. Penumpang dewasa wajib membawa KTP asli, sementara penumpang anak-anak wajib membawa kartu keluarga atau akta kelahiran untuk proses verifikasi tiket.
Waktu sandar maupun jadwal pelayaran kapal dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan cuaca laut dan kondisi teknis pelayaran.
| Kapal | Rute | Berangkat | Tiba | Singgah |
|---|---|---|---|---|
| KM.Tatamailau | Ambon → Kab. Tual | 01.00 WIT | 11 Sep, 07.00 WIT | 2 pelabuhan |
| KM.Tilongkabila | Bitung → Banggai | 01.00 WITA | 11 Sep, 06.00 WITA | 3 pelabuhan |
| KM.Lambelu | Bau-Bau → Makassar | 02.00 WITA | 10 Sep, 17.00 WITA | 2 pelabuhan |
| KM.Dobonsolo | Jayapura → Makassar | 09.00 WIT | 15 Sep, 05.00 WITA | 7 pelabuhan |
| KM.Lawit | Surabaya → Kotawaringin Barat | 10.00 WIB | 11 Sep, 14.00 WIB | 2 pelabuhan |
| KM.Dorolonda | Jakarta Utara → Batam | 15.00 WIB | 11 Sep, 23.00 WIB | 2 pelabuhan |
| KM.Sinabung | Bau-Bau → Makassar | 16.00 WITA | 11 Sep, 07.00 WITA | 2 pelabuhan |
| KM.Lambelu | Makassar → Tarakan | 21.00 WITA | 13 Sep, 09.00 WITA | 5 pelabuhan |
| KM.Gunung Dempo | Makassar → Ambon | 22.00 WITA | 12 Sep, 14.00 WIT | 3 pelabuhan |
| KM.Kelimutu | Surabaya → Kotawaringin Barat | 23.59 WIB | 12 Sep, 03.00 WIB | 2 pelabuhan |
Tipe 1.000 pax, dibangun 1995 di galangan Meyer Werft, Papenburg, Jerman. Kapasitas 970 penumpang, bobot 6.022 GT, panjang 99,8 meter. Wilayah pelayaran: Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Sulawesi Utara.
Datang minimal 2 jam sebelum keberangkatan, bawa KTP asli. Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu.