PARIGI MOUTONG — Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, memastikan pemerintah daerah akan terus mendampingi warga Desa Avolua yang rumahnya terendam banjir bandang. Selain menyalurkan bantuan logistik, pemkab juga tengah menginventarisasi kerusakan infrastruktur, terutama jembatan penyeberangan yang disebut memengaruhi aliran air saat debit sungai meningkat.
Bantuan beras sebanyak 760 kilogram disalurkan melalui Dinas Ketahanan Pangan. Adapun 10 paket perlengkapan dapur yang berisi kompor gas, belanga, dan ember diberikan kepada keluarga yang mengalami dampak paling parah.
Dalam arahannya, Erwin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan warga terdampak. Ia menyebut koordinasi melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, TNI, Tagana, Dinas Sosial, hingga Dinas Kesehatan.
"Penanganan pascabencana membutuhkan keterlibatan dan kerja sama seluruh pihak agar kebutuhan masyarakat dapat segera dipenuhi," ujar Erwin di lokasi pengungsian.
Erwin menjelaskan, salah satu infrastruktur yang menjadi perhatian serius adalah jembatan penyeberangan di Desa Avolua. Kondisi jembatan tersebut dinilai turut memengaruhi aliran air ketika banjir terjadi, sehingga perlu penanganan segera agar musibah serupa tidak terulang.
"Pemerintah daerah akan terus berkomunikasi dan menyampaikan laporan kepada pemerintah pusat agar persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat dapat segera ditindaklanjuti," tegasnya.
Ia mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Menurutnya, kesiapsiagaan dan semangat gotong royong perlu terus diperkuat, terutama saat kondisi darurat.
Salah seorang warga terdampak, Malini, mengaku bersyukur atas respons cepat pemerintah daerah. Bantuan tersebut dianggap meringankan beban keluarganya yang kehilangan sejumlah perabotan rumah akibat terjangan air.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah atas bantuan ini. Bantuan akan kami gunakan sebaik mungkin. Kami berharap bencana ini cepat teratasi dan tidak terjadi lagi," ungkapnya.
Pemkab Parigi Moutong memastikan penanganan pascabencana di Desa Avolua berjalan bertahap. Fokus utama saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar warga, sementara perbaikan infrastruktur akan menyusul setelah pendataan rampung dan laporan resmi dikirim ke pemerintah pusat.