TOUNA — Partisipasi di WTM London 2026 menjadi strategi Pemkab Tojo Una-Una untuk menembus pasar pariwisata Eropa. Berbeda dengan pameran sebelumnya, kali ini delegasi tidak hanya membawa brosur, melainkan produk jadi yang siap dipasarkan, mulai dari paket wisata hingga sabun khas Togean.
Asrin W. Soga menuturkan, pengalaman tampil di ajang serupa di Bali menjadi modal berharga untuk tampil lebih maksimal di London. Materi promosi kini disiapkan lebih matang, termasuk video beresolusi tinggi yang menyorot keindahan bawah laut dan gugusan pulau di Togean.
Beberapa produk unggulan akan menjadi daya tarik utama di stan pameran nanti. Sabun Togean, produk olahan UMKM setempat, akan dipromosikan sebagai oleh-oleh khas yang punya nilai jual tinggi. Selain itu, video promosi pesona Kepulauan Togean dan beragam paket wisata juga disiapkan untuk menarik minat operator tur internasional.
“Ajang ini kami manfaatkan untuk memperluas jejaring, mempromosikan destinasi lokal, serta menjalin kerja sama bisnis dengan agen perjalanan dan operator tur global,” kata Asrin kepada media, Kamis (13/8/2026).
Keikutsertaan di WTM London bukan sekadar seremonial. Pemkab menargetkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Tojo Una-Una secara signifikan. Dampak jangka panjangnya diharapkan dirasakan langsung oleh pelaku ekonomi kreatif dan UMKM lokal yang selama ini menggantungkan hidup pada sektor pariwisata.
Dengan tampil di panggung dunia, potensi wisata Tojo Una-Una diharapkan semakin dikenal luas. Kemitraan bisnis yang terjalin di London nanti juga bisa membuka akses pasar baru bagi produk-produk lokal, tidak hanya di sektor perjalanan tetapi juga industri kerajinan dan perawatan tubuh.
WTM London sendiri merupakan salah satu pameran perdagangan pariwisata terbesar di dunia. Kehadiran pemkab di ajang ini menandakan keseriusan daerah dalam membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing global.