SULAWESI TENGAH — Pencapaian ini diumumkan langsung oleh Denza kurang dari tiga bulan setelah Z9 GT resmi meluncur pada 5 Maret 2025. Menurut keterangan resmi pabrikan, model supercar mewah ini disebut "mendefinisikan ulang kemewahan" berpadu dengan teknologi pengisian daya paling cepat di industrinya saat ini.
Denza Z9 GT menjadi kendaraan perdana yang mengusung sistem Flash Charging andalan BYD. Stasiun pengisian khusus BYD sanggup menyuplai daya hingga 1.500 kW, memungkinkan baterai terisi dari 10 persen ke 70 persen dalam waktu lima menit. Untuk pengisian penuh hingga 97 persen, hanya butuh sembilan menit.
Baterai yang digunakan adalah Blade Battery 2.0 berkapasitas 122 kWh. Dalam siklus pengujian CLTC, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.036 km dalam sekali pengisian penuh — rekor tertinggi untuk kendaraan listrik murni saat peluncurannya.
Denza Z9 GT dibangun di atas platform e3 BYD dengan tiga motor listrik. Total output mencapai 1.140 hp (850 kW), cukup untuk melesat dari 0-100 km/jam dalam waktu kurang dari tiga detik. Angka ini menempatkannya di jajaran supercar listrik paling bertenaga di pasaran.
Di China, Denza menawarkan Z9 GT dalam dua pilihan powertrain: listrik murni (EV) dan plug-in hybrid (PHEV). Harga mulai dari 269.800 yuan, atau sekitar Rp 600 jutaan — setara dengan sekira US$ 40.000.
BYD sudah mulai membuka pemesanan Denza Z9 GT di Eropa sejak bulan lalu. Untuk pasar Jerman dan Prancis, harga dibuka mulai €115.000 (sekitar Rp 2 miliar) termasuk pajak — lebih dari tiga kali lipat harga di China. Meski begitu, harga tersebut masih lebih rendah dari Porsche Panamera yang dibanderol mulai €116.400 di Jerman.
Untuk pasar Eropa, Denza Z9 GT versi EV menawarkan jangkauan WLTP hingga 599 km. Ukuran mobil ini sebanding dengan Panamera: panjang 5.195 mm, lebar 1.990 mm, tinggi 1.480 mm, dengan jarak sumbu roda 3.125 mm.
Pemesanan awal dibuka di lima negara: Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, dan Inggris. BYD berencana memperluas distribusi Denza Z9 GT ke 30 negara pada akhir 2026. Wakil Presiden Eksekutif BYD, Stella Li, menyebut Z9 GT sebagai "tonggak penting bagi merek kami" di Eropa dan "pilihan sempurna" untuk memperkenalkan teknologi Flash Charging secara global.
Sementara itu, CEO BYD Wang Chuanfu mengakui permintaan untuk kendaraan baru dengan sistem baterai dan pengisian cepat ini sudah melampaui kapasitas produksi. Pesanan terus menumpuk seiring antusiasme pasar terhadap kombinasi tenaga tinggi dan waktu isi ulang yang revolusioner.