Google Luncurkan Gemini Omni, Model AI yang Bisa Hasilkan Video dari Beragam Input Termasuk Gambar dan Suara

Penulis: Andi Pratama  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 04:51:01 WIB
Google meluncurkan Gemini Omni, model AI terbaru yang mampu menghasilkan video dari gambar dan suara.

SULAWESI TENGAH — Dalam gelaran I/O 2026, Google mengumumkan Gemini Omni sebagai langkah lanjutan dari model AI video sebelumnya, Nano Banana. Model pertama dari platform ini, Gemini Omni Flash, sudah mulai tersedia hari ini untuk aplikasi Gemini, Google Flow, dan YouTube Shorts.

Bukan Sekadar Editor Video Biasa

Gemini Omni disebut Google sebagai "langkah selanjutnya" dari Nano Banana. Berbeda dengan Veo 3.1 yang mungkin sudah dikenal, Omni membawa konsep pengeditan video ke level baru.

Pengguna bisa merekam video lalu meminta Omni mengubah kontennya — termasuk menambahkan "karakter atau objek baru" hingga mengubah "suatu momen menjadi sesuatu yang tak terduga." Semua dilakukan melalui perintah bahasa alami tanpa perlu keterampilan teknis.

Realisme Fisik Jadi Fokus Utama

Salah satu klaim terbesar Google adalah kemampuan Omni memahami gravitasi, dinamika fluida, dan energi kinetik. Google berharap ini bisa mengatasi masalah uncanny valley — efek aneh pada video realistis buatan AI yang sering terlihat tidak natural.

Demo singkat yang diperlihatkan dalam keynote terlihat impresif. Namun, belum jelas seperti apa hasil nyata video buatan pengguna nantinya saat Omni Flash mulai dipakai secara luas.

Setiap Konten AI Diberi Tanda Air Digital

Google memastikan semua konten yang dibuat dengan Gemini Omni akan ditandai SynthID, watermark digital yang menandakan bahwa video tersebut merupakan hasil AI. Langkah ini penting di tengah kekhawatiran penyalahgunaan teknologi generatif untuk konten palsu atau menyesatkan.

Siapa yang Bisa Mengakses?

Gemini Omni Flash tersedia untuk semua pelanggan Google AI Plus Pro dan Ultra di seluruh dunia. Model ini juga akan mulai menjangkau YouTube Shorts dan aplikasi YouTube Create pada pekan ini.

Belum ada informasi spesifik mengenai ketersediaan di Indonesia atau apakah akan ada penyesuaian bahasa untuk pengguna lokal. Namun, mengingat layanan Google AI sudah menjangkau pasar global, bukan tidak mungkin pengguna Indonesia bisa segera mencobanya.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: xda-developers.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top