Pencarian

BPBD Parigi Moutong Suplai 32 Ribu Liter Air Bersih ke 3 Desa Terdampak Kekeringan

Senin, 05 Oktober 2026 • 13:31:02 WIB
BPBD Parigi Moutong Suplai 32 Ribu Liter Air Bersih ke 3 Desa Terdampak Kekeringan
Mobil tangki BPBD Parigi Moutong menyalurkan air bersih ke desa terdampak kekeringan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mendistribusikan sekitar 32 ribu liter air bersih ke tiga desa yang terdampak kekeringan. Distribusi dilakukan Satgas Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan melalui posko di Kecamatan Bolano dan Mepanga, dengan total 4.691 hektare lahan tercatat mengalami kekeringan hingga 22 September 2026.

PARIGI MOUTONG — Pelaksana Tugas Kepala BPBD Parigi Moutong Moh Rivai menyatakan pihaknya masih menerima laporan kekeringan dari sejumlah wilayah. Suplai air bersih dikerahkan memakai dua mobil tangki milik Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Tengah serta Pemadam Kebakaran (Damkar) Parigi Moutong.

"Hingga kini kekeringan masih terjadi di sejumlah wilayah dan kami konsisten menyuplai kebutuhan masyarakat," kata Rivai saat dihubungi dari Palu, Minggu.

Tiga Desa Penerima Suplai Air

Distribusi air bersih menyasar tiga desa dengan volume berbeda. Desa Tomini, Kecamatan Tomini menerima 12 ribu liter, Desa Gunung Sari mendapat 19 ribu liter, sedangkan Desa Lambunu, Kecamatan Bolano menerima 1.000 liter.

Penyaluran diatur melalui posko siaga darurat di Kecamatan Bolano dan Kecamatan Mepanga. Rivai menyebut pemantauan terus dilakukan agar bantuan tepat sasaran ke wilayah yang membutuhkan.

"Suplai dilakukan melalui posko siaga darurat Kecamatan Bolano dan Kecamatan Mepanga," ujarnya.

4.691 Hektare Lahan Kering, 1.687 KK Terdampak

Data Pusdalops BPBD Parigi Moutong hingga 22 September 2026 mencatat sekitar 4.691 hektare lahan mengalami kekeringan. Seluas 234,96 hektare hutan dan lahan juga terdampak kebakaran, dengan jumlah warga terdampak mencapai 1.687 kepala keluarga (KK).

Dampak kekeringan merembet ke lahan perkebunan warga. Tercatat 28,65 hektare kebun di Kecamatan Bolano dan 12 hektare kebun di Kecamatan Mepanga turut mengering.

Pemantauan Berlanjut Selama Musim Kering

BPBD Parigi Moutong menyatakan belum menghentikan operasi suplai air. Rivai menegaskan pemantauan dan penyaluran akan terus berjalan selama kekeringan masih terjadi di wilayah tersebut.

"Untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, kami terus melakukan pemantauan dan penyaluran ke wilayah yang membutuhkan," katanya.

Warga di tiga desa penerima suplai kini bergantung pada pasokan tangki dari BPBPK Sulawesi Tengah dan Damkar Parigi Moutong. Jumlah 32 ribu liter yang tersalurkan menjadi bantuan sementara sambil menunggu kondisi cuaca membaik.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks