Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah membekali personel Bhabinkamtibmas dengan keterampilan dasar sektor pertanian untuk mendampingi petani di desa binaan. Pembekalan mencakup teknik komunikasi publik, literasi moderasi beragama, hingga pengetahuan budi daya jagung dan bawang. Polda Sulteng juga menyiapkan lahan 12,2 hektare di tiga kabupaten guna mendukung percepatan swasembada bawang putih.
PALU — Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol. Sirajudin Ramly menyatakan polisi kini dituntut multitalenta, termasuk mendampingi program strategis nasional di sektor ketahanan pangan. Pembekalan keterampilan bagi Bhabinkamtibmas digelar bekerja sama dengan Dinas Pertanian setempat.
Materi pelatihan mencakup teknik komunikasi publik, literasi moderasi beragama, serta pemahaman dasar teknik bercocok tanam. Personel juga dibekali pengetahuan soal pengawasan distribusi komoditas pangan pokok di wilayah binaan masing-masing.
Kolaborasi dengan Dinas Pertanian untuk Budi Daya Jagung dan Bawang
Kerja sama dengan Dinas Pertanian memberi personel pemahaman soal budi daya jagung, bawang, hingga cara mengawasi distribusi bahan pangan pokok. Ramly menegaskan anggota kepolisian tidak turun menanam, melainkan bertugas mengomunikasikan, mengawasi, dan memberdayakan petani.
"Polisi saat ini harus multitalenta termasuk bisa melakukan pendampingan terhadap masyarakat terkait program strategis nasional, salah satunya penguatan ketahanan pangan di daerah," kata Sirajuddin di Palu, Sabtu.
Ia menyebut keterlibatan aktif seluruh Bhabinkamtibmas dalam mengedukasi warga soal ketahanan pangan jadi prioritas. Pelatihan berkala disiapkan agar personel mampu menjadi