PALU — Cinta Reseky Maharani dinobatkan sebagai pemenang pada malam grand final yang berlangsung Minggu dini hari (27/9/2026), sekitar pukul 01.00 WITA. Ia tampil mengenakan gaun malam merah karya desainer lokal asal Sigi. Penampilan itu mengantarkannya melewati penilaian dewan juri dan bersaing dengan dua kandidat lain di kategori Pre-Teen.
Persiapan Cinta terbilang singkat. Ia hanya mengikuti latihan sebanyak dua kali sebelum terjun ke rangkaian kompetisi yang berlangsung selama sepekan. Modal utama putri pasangan Andi Attas Abdullah dan Ety H Kiding itu adalah pengalaman modeling yang sudah ia tekuni sebelumnya.
Pengalaman Top Model Jadi Bekal Tampil Percaya Diri
Cinta bukan wajah baru di dunia modeling. Ia pernah mengikuti sejumlah ajang modeling dan fashion show, salah satunya Top Model yang digelar Yayasan Dey Ante Yojo pada 6 September 2026. Pengalaman itu menjadi bekal baginya untuk tampil tenang di atas panggung Mister & Miss Icon Sulteng 2026.
Ajang tersebut diikuti 26 finalis dari berbagai kategori usia, mulai anak-anak, remaja, hingga dewasa. Rangkaian kegiatan berlangsung sejak Senin hingga Minggu dini hari, 21-27 September 2026.
Busana Adat hingga Kebaya Batik Mewarnai Panggung Final
Para finalis tampil menggunakan busana adat dan kreasi lokal yang merepresentasikan sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, seperti Palu, Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Poso, Tolitoli, Buol, Banggai Bersaudara, Morowali, dan Morowali Utara. Selain busana adat, peserta juga menampilkan kebaya yang dipadukan dengan celana panjang berbahan batik serta berbagai model gaun malam.
Mister & Miss Icon Sulawesi Tengah merupakan ajang modeling dan pageant di bawah lisensi Himokami Production yang dimotori Angga Mannanta. Ajang ini menjadi wadah pencarian icon muda yang diharapkan berkontribusi memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, dan pendidikan di Sulawesi Tengah.
Pelaksanaannya mendapat dukungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah. Dukungan itu disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Promosi Pemasaran Pariwisata, Joyce Sagita Novyanti, dalam sambutannya mewakili Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulteng, Dra. Diah Agustiningsih, M.Pd.
Kesempatan ke Ajang Nasional di Yogyakarta atau Bali
Atas keberhasilannya, Cinta berkesempatan mewakili Sulawesi Tengah pada ajang tingkat nasional yang rencananya digelar di Yogyakarta atau Bali pada 2027. Para pemenang kategori lain juga akan dipersiapkan mengikuti sejumlah ajang nasional di bawah naungan Himokami Production.
Ibunda Cinta, Ety H Kiding, menyebut keberhasilan putrinya tidak lepas dari doa dan dukungan berbagai pihak, baik moril maupun materil.
"Untuk itu kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, membantu dan mendoakan putri kami. Khususnya Kepala Sekolah SMPN 6 Palu, Bapak Hartadi Darto, beserta para guru yang telah memberikan izin kepada Cinta untuk mengikuti kompetisi di bidang modeling dan icon Sulteng," ujar Ety, wanita berdarah Jawa-Toraja kelahiran Palopo itu.
Bagi Cinta, kemenangan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus membuka kesempatan baru membawa nama Sulawesi Tengah ke panggung modeling tingkat nasional.