Pencarian

Polres Morowali Kantongi Identitas Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Pria Asal Sinjai di Bahodopi

Rabu, 29 Juli 2026 • 14:08:01 WIB
Polres Morowali Kantongi Identitas Pelaku Penganiayaan yang Tewaskan Pria Asal Sinjai di Bahodopi
Polres Morowali mengantongi identitas para pelaku pengeroyokan yang menewaskan pria asal Sinjai di Bahodopi.

MOROWALI — Wakil Kepala Polres Morowali Komisaris Polisi I Nyoman Raka Arya Wiyasa mengungkapkan bahwa penyidik telah mengantongi identitas para pelaku pengeroyokan yang menewaskan seorang pria di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (25/7) sekitar pukul 23.05 Wita.

Kronologi Pengeroyokan Berawal dari Tuduhan Curanmor

Korban berinisial S (33), warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, diduga menjadi sasaran amuk massa karena dituduh mencuri sepeda motor. Peristiwa itu terekam dalam video yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman, korban tampak terpojok di area kasir sebuah toko ritel modern sebelum digelandang keluar oleh sejumlah warga.

Setelah sempat digeledah, korban kemudian terlihat menerima pukulan dari beberapa orang di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Wakapolres menyebut korban diduga mengalami kekerasan akibat pemukulan menggunakan kepalan tangan yang dilakukan para pelaku.

Korban Sempat Dilarikan ke Klinik IMIP Sebelum Meninggal

Akibat luka serius yang dideritanya, korban sempat dilarikan ke Klinik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, karena kondisinya kritis, korban kemudian dirujuk ke RSUD Bungku. Nyawa korban akhirnya tidak berhasil diselamatkan.

Polisi Amankan Barang Bukti dan Periksa 7 Saksi

Wakapolres menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan serangkaian penyelidikan intensif. Tim dari Polres Morowali telah mendatangi dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP), menerima laporan polisi, serta mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, polisi juga telah mengumpulkan sejumlah barang bukti dan memeriksa tujuh orang saksi untuk mengungkap peristiwa tersebut.

Imbauan Tegas: Jangan Main Hakim Sendiri

Dalam keterangannya di Morowali, Selasa, Wakapolres I Nyoman Raka Arya Wiyasa mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Ia menegaskan agar setiap dugaan tindak pidana diserahkan kepada aparat penegak hukum.

"Apabila terjadi tindak pidana agar menyerahkan kepada pihak berwajib untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku yang telah diketahui identitasnya.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks