Pencarian

Gempa M 5,4 Guncang Buol, 75 Rumah Rusak dan Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman

Selasa, 14 Juli 2026 • 20:10:01 WIB
Gempa M 5,4 Guncang Buol, 75 Rumah Rusak dan Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman
Gempa M 5,4 mengguncang Buol, menyebabkan 75 rumah warga rusak.

BUOL — Guncangan gempa dangkal berkekuatan magnitudo 5,4 yang berpusat di laut dengan kedalaman 10 kilometer tidak hanya memicu kepanikan, tetapi juga meninggalkan kerusakan fisik yang cukup signifikan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buol, Moh Kachfi Mardjuni, menyebutkan data sementara pada Senin (13/7) mencatat 75 unit rumah warga dilaporkan rusak akibat gempa tersebut.

Infrastruktur Pemerintah Ikut Terdampak

Selain permukiman warga, sejumlah fasilitas publik juga mengalami kerusakan. BPBD Buol mendata Kantor Mal Pelayanan Publik, sebagian ruang perawatan RSUD Buol, Kantor Inspektorat, hingga satu tempat usaha rumah makan di kawasan Leok II menjadi bagian dari bangunan yang rusak.

“Tim BPBD bersama pemerintah desa dan kecamatan terus melakukan pendataan lapangan. Hingga kini situasi di Buol sudah kondusif,” ujar Moh Kachfi Mardjuni dalam keterangannya.

Pertamina: Distribusi BBM Normal, Tak Ada Gangguan Operasional

Di tengah proses evakuasi dan pendataan kerusakan, Pertamina Patra Niaga memastikan layanan energi kepada masyarakat tidak terganggu. Sales Branch Manager Sulawesi Tengah I Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Made Bilan, menegaskan bahwa gempa tidak berdampak pada operasional distribusi maupun fasilitas penyaluran BBM.

“Seluruh sarana dan prasarana berada dalam kondisi aman, sehingga proses pengiriman BBM dari Fuel Terminal hingga penyaluran kepada masyarakat tetap berlangsung tanpa kendala,” kata Made saat dihubungi di Palu, Selasa.

Antisipasi Lonjakan Konsumsi BBM Pasca-Gempa

Pertamina mengaku terus melakukan optimalisasi pelayanan, terutama pada suplai dari Fuel Terminal ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), lalu dari SPBU kepada masyarakat. Pihaknya juga memantau perkembangan di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan konsumsi.

“Di situasi seperti ini tentu masyarakat membutuhkan BBM yang cukup. Kami menjamin ketersediaan pasokan. Kalau pun terjadi lonjakan konsumsi, kami pastikan ketersediaan energi terpenuhi. Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan energi bahan bakar,” tutur Made.

Data kerusakan dari BPBD Buol disebutkan masih bersifat sementara dan bisa berubah seiring perkembangan asesmen lapangan oleh tim reaksi cepat (TRC) yang masih bekerja di lokasi terdampak.

Follow prosulteng.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks