MOROWALI — Dari total lebih dari 4.000 pendaftar yang mengajukan berkas melalui aplikasi Beasiswa Morowali, sebanyak 3.727 mahasiswa dinyatakan memenuhi syarat. Mereka akan menerima bantuan pendidikan pada pencairan tahap pertama yang dijadwalkan bulan ini.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Morowali Arifin Lakane mengatakan, pihaknya menargetkan dana bisa disalurkan lebih awal dari perkiraan semula.
“Insyaallah pencairan tetap bulan ini. Kami usahakan tanggal 15 atau 16 Juli sudah bisa dicairkan,” ujarnya di Morowali, Rabu.
Proses Verifikasi dan Syarat Pencairan
Arifin menjelaskan, seluruh calon penerima wajib membuat surat perjanjian bermeterai yang menyatakan dana beasiswa digunakan untuk membiayai kebutuhan perkuliahan. Dokumen tersebut sudah menjadi bagian dari persyaratan yang harus diunggah melalui aplikasi.
Pendaftaran tahun ini dilakukan secara penuh melalui sistem digital. Dari ribuan pendaftar, hanya 3.727 yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi.
“Mahasiswa yang mendaftar beasiswa tahun ini melalui aplikasi Beasiswa Morowali sejumlah 4.000 lebih. Dari jumlah itu, yang terverifikasi sebanyak 3.727 mahasiswa dan merekalah yang akan kami ajukan pada pencairan tahap pertama,” kata Arifin.
Kendala Rekening dan Langkah Pemkab
Meski jumlah penerima sudah dipastikan, masih ditemukan kendala teknis terkait rekening bank. Dari 3.727 mahasiswa, sekitar 300 rekening tercatat bermasalah dan belum bisa digunakan untuk pencairan dana.
Dinas Pendidikan setempat telah berkoordinasi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tengah untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kolektif. Mahasiswa tidak perlu lagi mengurus pengaktifan rekening secara mandiri.
“Kami sudah mengirimkan surat resmi kepada bank agar proses tersebut dapat diselesaikan secara kolektif,” ujar Arifin.
Nilai Bantuan Capai Rp12 Juta per Mahasiswa per Tahun
Program Beasiswa Morowali merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Morowali. Setiap mahasiswa penerima mendapat bantuan senilai Rp12 juta per tahun untuk menunjang biaya perkuliahan.
Pemerintah daerah berharap pencairan tahap pertama bisa rampung sebelum akhir Juli 2026. Jika tidak ada kendala, penyaluran dana paling lambat dilakukan setelah tanggal 20 Juli.