SIGI — Wilayah Kabupaten Sigi kembali diguncang gempa bumi dangkal pada Rabu pagi, 17 Juni 2026. Berdasarkan data terbaru dari BMKG, gempa terjadi pukul 06.25 WIB atau pukul 07.25 WITA, dengan kekuatan magnitudo 3,4.
Pusat gempa terletak pada koordinat 1,08 Lintang Selatan dan 120,09 Bujur Timur. Titik episentrum tersebut berada di daratan, sekitar 41 kilometer di timur laut Sigi. Kedalaman gempa yang hanya 5 kilometer menjadikannya sebagai gempa dangkal yang getarannya berpotensi dirasakan oleh warga di sekitar lokasi.
Apakah Gempa Ini Berpotensi Tsunami?
BMKG menegaskan bahwa gempa bumi dengan magnitudo di bawah 5,0 dan kedalaman dangkal seperti ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, getaran permukaan tetap mungkin terasa oleh masyarakat yang berada di dekat episentrum, terutama di wilayah Kecamatan Sigi Biromaru dan sekitarnya.
Informasi yang dirilis BMKG melalui akun resmi @infoBMKG menyebutkan bahwa data ini masih bersifat sementara. "Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG dalam pernyataannya.
Kedalaman 5 Km: Gempa Dangkal yang Perlu Diwaspadai
Gempa dengan kedalaman 5 kilometer masuk kategori sangat dangkal. Semakin dangkal pusat gempa, semakin besar energi getaran yang sampai ke permukaan bumi untuk magnitudo yang sama. Inilah sebabnya gempa M 3,4 pun bisa dirasakan jika pusatnya dekat dengan permukiman.
Kabupaten Sigi sendiri merupakan daerah yang secara geologis rawan gempa. Wilayah ini berada di zona sesar aktif yang membentang di Sulawesi Tengah, termasuk sesar Palu-Koro yang pernah memicu gempa besar dan tsunami pada 2018 lalu. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa pagi ini.
Skala MMI dan Dampak yang Mungkin Terjadi
BMKG biasanya merilis informasi skala MMI (Modified Mercalli Intensity) untuk menggambarkan seberapa kuat guncangan dirasakan. Untuk gempa M 3,4 di kedalaman 5 km, getaran diperkirakan berada pada skala II hingga III MMI. Artinya, getaran dirasakan oleh beberapa orang, terutama yang sedang beristirahat, dan benda-benda ringan seperti lampu gantung bisa bergoyang.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pantau terus informasi resmi dari BMKG melalui kanal media sosial @infoBMKG atau website resmi untuk perkembangan data selanjutnya.