PALU — Reses yang digelar Muchsin Ali di Kelurahan Balaroa menghadirkan perwakilan Dinas Sosial, Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Lurah Balaroa. Kehadiran OPD itu disebut untuk mempermudah koordinasi agar aspirasi warga bisa ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing instansi.
Politisi Partai Hanura tersebut membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat. Warga menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut pemerintah.
Hj. Rojmin, warga Jalan Sungai Manonda, mengeluhkan kepesertaan BPJS Kesehatan miliknya yang sempat tidak aktif. Persoalan tersebut akhirnya dapat tertangani ketika dirinya membutuhkan pelayanan pengobatan.
Keluhan lain datang dari Erdin. Warga Balaroa ini berharap mendapatkan bantuan melalui program bedah rumah untuk memperbaiki kondisi tempat tinggalnya.
Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Muchsin Ali menyatakan akan berupaya mengawal dan memperjuangkan aspirasi warga. Ia menegaskan komitmennya agar aspirasi itu dapat direalisasikan melalui program pemerintah dan dinas terkait.
Kedekatan dengan masyarakat Balaroa disebut menjadi alasan dirinya memberikan perhatian serius terhadap setiap persoalan warga.
"Saya tidak perlu memperkenalkan diri, karena bagi saya Balaroa bagaikan rumah saya sendiri," tegasnya.
Menurut Muchsin, reses bukan sekadar agenda rutin anggota DPRD untuk bertemu konstituen. Kegiatan itu menjadi kesempatan mendengar langsung kebutuhan masyarakat sekaligus mengetahui persoalan yang membutuhkan intervensi pemerintah.
Ia juga menegaskan akan terus menjalankan tanggung jawab sebagai wakil rakyat dengan mengawal kebutuhan masyarakat. Fokusnya, aspirasi yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar, kesejahteraan, dan peningkatan kualitas hidup warga Kota Palu.