JAKARTA — Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu datang langsung ke Kemendes PDT untuk membahas akses desa terhadap Program SEHATI. Ia didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tojo Una-Una Hajar Lawidu serta Kasubbag Protokol Arlinda.
Pertemuan itu membahas satu hal spesifik: bagaimana desa-desa di Tojo Una-Una bisa masuk sebagai penerima manfaat program yang mengarah pada ekonomi hijau dan ketahanan pangan terintegrasi. Pemerintah kabupaten menilai program tersebut sejalan dengan potensi sumber daya alam setempat.
SEHATI merupakan program yang menyasar penguatan perekonomian desa melalui pengembangan potensi lokal berorientasi ekonomi hijau dan berkelanjutan. Program ini juga dirancang mendorong ketahanan pangan desa lewat pengelolaan sumber daya yang terintegrasi dan produktif.
Bagi Tojo Una-Una, program semacam ini dinilai relevan karena sebagian besar wilayahnya berbasis desa dengan sumber daya alam yang belum optimal dikelola. Pemerintah kabupaten berharap manfaat program bisa langsung dirasakan masyarakat, bukan berhenti di tataran konsep.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah mendorong pembangunan desa yang mandiri. Ada tiga sasaran yang ingin dicapai: memperkuat sektor ekonomi masyarakat, mengoptimalkan potensi sumber daya alam secara berkelanjutan, dan meningkatkan kesejahteraan warga desa.
Pemerintah kabupaten menilai akses terhadap program pemberdayaan seperti SEHATI bisa menjadi jalan mempercepat pencapaian itu. Sebab, program nasional membawa sumber daya dan pendampingan yang tidak selalu tersedia di tingkat daerah.
Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una berharap peluang mendapatkan Program SEHATI dapat ditindaklanjuti. Dampak yang diharapkan menyentuh tiga hal sekaligus: kemajuan desa, penguatan ketahanan pangan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Koordinasi dengan Kemendes PDT menjadi langkah awal sebelum tahapan berikutnya. Belum ada keterangan soal jadwal lanjutan atau jumlah desa yang akan diusulkan dalam pertemuan tersebut.