SULAWESI TENGAH — Pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 mencatat 35.257 pengunjung selama empat hari penyelenggaraan dan resmi ditutup pada Minggu (1/11). Angka itu menjadi indikator tumbuhnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik di Indonesia. Periklindo dan Dyandra Promosindo menyebut transaksi mobil dan motor listrik berlangsung ramai selama pameran.
Penyelenggara PEVS 2026 merilis rekap kunjungan setelah pameran berakhir. Sebanyak 45 peserta ambil bagian, mencakup kendaraan roda empat, roda dua, hingga industri pendukung ekosistem listrik.
Ketua Umum Periklindo Moeldoko menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat yang meramaikan pameran sejak hari pertama pembukaan hingga penutupan.
"Rasanya empat hari berlalu begitu cepat, terlebih melihat suasana pameran yang tetap ramai dan antusiasme pengunjung yang tidak surut sejak hari pertama hingga penutupan. Kami juga mengapresiasi inisiatif Dyandra melalui program cashback. Konsep ini memberikan dampak yang luar biasa dalam menarik minat masyarakat," tutur Moeldoko dalam keterangan resmi, Senin (2/11).
Dyandra Promosindo menjalankan program cashback sebagai daya tarik tambahan bagi pengunjung yang bertransaksi di lokasi. Direktur Dyandra Promosindo Rumpoko Hadi menilai capaian pengunjung menjadi indikator positif bagi pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
"Keberhasilan ini tentunya menjadi bukti nyata pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dan bukti bahwa kendaraan listrik menjadi salah satu primadona masyarakat saat ini. Selama pameran berlangsung, para pengunjung sangat antusias bertransaksi mobil dan motor," jelasnya.
Selain memamerkan produk, PEVS 2026 menyuguhkan sejumlah agenda interaktif. Ada EV Student Showcase, EV Mobility Zone, dan kompetisi EV Push Bike Race yang diikuti lebih dari 200 peserta anak-anak.
Rangkaian acara itu memperluas jangkauan pameran dari sekadar ajang jualan kendaraan menjadi ruang edukasi bagi generasi muda. Peserta pameran memanfaatkan empat hari penyelenggaraan untuk memamerkan lini produk masing-masing.
Rumpoko berharap tingginya angka kunjungan masyarakat selama pameran dapat terus menyalakan optimisme perkembangan industri otomotif berbasis listrik di Indonesia.
"Ke depannya, kami berharap industri kendaraan listrik di Indonesia dapat terus bertumbuh, semakin kompetitif dan mampu mendorong peningkatan penjualan kendaraan listrik di tanah air," tutup Rumpoko.
Bagi konsumen, gelaran PEVS menjadi salah satu ajang untuk melihat langsung model listrik yang tersedia di pasar sebelum memutuskan pembelian. Rekap jumlah transaksi selama pameran belum dirinci oleh penyelenggara.