BUOL — Pembukaan Turnamen Voli Berani Cup Kabupaten Buol Tahun 2026 ditandai servis pertama Wagub Reny di Lapangan Pogialo, Desa Matinan, Kecamatan Gadung. Turnamen voli itu mempertemukan 55 peserta dari kategori putra dan putri. Penyelenggaraan kompetisi dinilai menjadi ruang pembinaan bakat lokal secara berkelanjutan.
Menurut Wagub Reny, kompetisi tidak sekadar arena perebutan trofi juara. Ajang seperti Berani Cup mesti berfungsi sebagai panggung mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, dan menyeleksi atlet terbaik.
Wagub menyebut Kabupaten Buol memiliki potensi olahraga yang baik di dua cabang sekaligus. "Buol punya potensi olahraga yang sangat baik, baik sepak bola maupun bola voli," ujarnya.
Penilaian itu menjadi dasar dorongan agar kejuaraan digelar berjenjang. Dengan begitu, atlet dari kabupaten dan kota punya peluang setara menembus kejuaraan tingkat provinsi.
Wagub Reny berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas. Persaudaraan juga diminta tetap terjaga, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Apresiasi disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Buol, panitia, sponsor, dan masyarakat yang bergotong royong menyukseskan turnamen. "Mari kita jadikan momentum ini untuk membangun budaya olahraga yang sehat, kompetitif, inklusif dan berprestasi," ajaknya.
Harapan itu diarahkan agar dampaknya terasa nyata bagi pembangunan Sulawesi Tengah. Pembinaan atlet daerah menjadi salah satu pintu masuknya.
Pembukaan turnamen dihadiri Bupati Buol Risharyudi Triwibowo dan Wakil Bupati Buol Moh. Nasir Dj. Daimaroto. Turut hadir Staf Ahli Gubernur Bidang SDM, Pengembangan Kawasan dan Wilayah Rusmiadi, jajaran Forkopimda Buol, KONI Buol, serta mitra kerja.
Kehadiran jajaran pemerintah kabupaten dan provinsi di lapangan menandai dukungan lintas tingkat terhadap pembinaan olahraga di Buol. Turnamen voli menjadi salah satu titik awal penjaringan atlet menuju kompetisi yang lebih tinggi.