PALU — Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Tengah Arus Abdul Karim memimpin langsung pembagian paket sembako di Kelurahan Poboya. Ratusan warga memadati lokasi sejak pagi, Minggu (1/11/2026), untuk menukarkan kupon yang telah mereka terima.
Panitia membatasi penyaluran lewat kupon agar tidak terjadi penumpukan. Warga yang membawa kupon mengantre bergiliran, sementara pengurus partai dan kader membantu mengatur jalannya pembagian.
Paket sembako dilepas ke warga seharga Rp62.000 per unit. Nominal itu bukan angka acak — disesuaikan dengan momentum 62 tahun perjalanan Partai Golkar.
Arus menyebut harga tersebut jauh di bawah harga pasaran untuk komoditas yang sama. "Harga yang kami lepas ke masyarakat ini merupakan setengah dari harga pasaran normal untuk paket sembako dengan komoditas yang sama," kata Arus di sela penyerahan sembako.
Selisih harga ditanggung partai sebagai bentuk subsidi. Warga Poboya pun hanya perlu membayar separuh dari yang biasa mereka keluarkan untuk belanja kebutuhan pokok.
Menurut Arus, rangkaian HUT ke-62 Partai Golkar tidak berhenti pada acara seremonial pengurus. Peringatan ulang tahun diarahkan menjadi momentum mengasah kepedulian sosial seluruh kader di daerah.
Kegiatan pasar murah ini disebut selaras dengan slogan partai "Golkar Bersama Rakyat, Karya Nyata, Rakyat Sejahtera". Arus menegaskan seluruh rangkaian acara dijalankan dengan semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat.
"Yang jelas, seluruh kegiatan ini kami laksanakan dengan semangat kebersamaan, pengabdian kepada masyarakat, soliditas organisasi, serta kepedulian sosial dan lingkungan," tegasnya.
DPD Golkar Sulteng berharap pasar murah bersubsidi ini meringankan beban pengeluaran harian warga Kelurahan Poboya. Selain itu, kegiatan tersebut dimaksudkan mempererat silaturahmi antara kader partai dan masyarakat di Bumi Tadulako.
Poboya menjadi lokasi terbaru dalam rangkaian aksi sosial HUT ke-62 Golkar Sulteng. Sebelumnya, partai berlambang beringin itu menyatakan terus mengencangkan kegiatan kepedulian sosial di sejumlah titik wilayah.