POSO — Penutupan Berani Kemah Akbar di Poso menjadi panggung Wagub Sulawesi Tengah Reny A Lamadjido menyampaikan pesan persatuan kepada generasi muda. Ia menilai perbedaan suku, agama, bahasa, dan adat istiadat bukan alasan untuk terpecah belah.
Menurut Reny, semangat Sumpah Pemuda harus terus menjadi pengingat bahwa keberagaman adalah kekuatan yang perlu dirawat. Persaudaraan, kebersamaan, dan sikap saling menghargai menjadi jalan untuk merawatnya.
Dalam sambutannya, Reny menekankan bahwa kegiatan semacam ini tidak perlu dipersoalkan dengan perbedaan latar belakang peserta. Ia menyoroti pentingnya silaturahmi dan berbagi pengalaman antar-daerah.
"Melalui kegiatan ini, kita tidak perlu mempermasalahkan perbedaan suku maupun agama. Yang terpenting adalah bagaimana kita membangun silaturahmi, saling berbagi ilmu dan pengalaman, serta bersama-sama memikirkan hal terbaik bagi generasi muda di Sulawesi Tengah," kata Reny saat menutup kegiatan di Poso, Jumat.
Ia juga mengajak peserta memanfaatkan forum tersebut untuk saling mengenal potensi daerah masing-masing. Tentena disebutnya sebagai contoh daerah yang bisa berbagi pengalaman kepada wilayah lain.
"Dari pertemuan seperti ini, kita bisa saling belajar tentang potensi daerah masing-masing. Apa yang dimiliki Tentena dapat dibagikan kepada daerah lain, begitu pula sebaliknya. Dengan kebersamaan, kita bisa membangun Sulawesi Tengah menuju 'Sulteng Nambaso'," ujarnya.
Reny menegaskan pembangunan daerah bukan semata tanggung jawab pemerintah. Generasi muda diminta terlibat aktif dan tidak hanya menjadi penonton.
Kontribusi nyata pemuda dinilai penting untuk menjaga persatuan sekaligus mendorong kemajuan Sulawesi Tengah. Harapannya, hubungan antar-pemuda semakin erat dan semangat kebersamaan tumbuh melampaui batas wilayah maupun latar belakang.
Kegiatan Berani Kemah Akbar diikuti ratusan pelajar dan pemuda dari berbagai daerah. Tema yang diusung menyasar penguatan karakter generasi muda yang cinta damai dan menjunjung tinggi keberagaman.
Pada kesempatan yang sama, Reny menyerahkan paket bantuan sembako kepada masyarakat. Bantuan itu disebut sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah.
Penyerahan sembako menutup rangkaian kegiatan yang berlangsung di Poso. Pemerintah provinsi berharap semangat kebersamaan dari kemah akbar itu terus terbawa ke daerah masing-masing peserta.