LUWUK — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai, Nurmasita Datu Adam, memimpin langsung pembagian masker kepada warga dan pengendara di sekitar Tugu Adipura. Kegiatan itu melibatkan jajaran Dinkes, BPBD, Inspektorat, Polresta Banggai, serta dua perusahaan setempat, PT PAU dan DLNG.
Inspektur Inspektorat Kabupaten Banggai, Safrullah Mambuhu, turut hadir. BPBD Banggai mengirim Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Saprin K. Piter, bersama sejumlah personel. Dukungan kepolisian datang lewat Kasat Samapta AKP Rudi yang membawa personel Samapta dan Satuan Lalu Lintas.
Saprin K. Piter, yang akrab disapa Dona, menyebut BPBD menyiapkan 2.000 masker untuk membantu warga menghadapi kondisi kabut asap. Jumlah itu bagian dari total 5.000 masker yang dibagikan dalam aksi pagi tersebut.
Ia menekankan pentingnya mencegah kebakaran hutan dan lahan, terlebih wilayah Banggai sedang memasuki musim kemarau. Warga diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Menurut Saprin, pembakaran lahan berpotensi memicu kebakaran yang sulit dikendalikan. Asap yang dihasilkan juga akan memperburuk kualitas udara di sekitar permukiman.
AKP Rudi bersama personel Samapta dan Satuan Lalu Lintas membantu membagikan masker kepada warga dan pengendara yang melintas. Petugas sekaligus menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan selama musim kemarau.
Pembakaran yang tidak terkendali, menurut kepolisian, dapat memicu kebakaran lebih luas. Dampaknya berupa kabut asap yang mengganggu kesehatan dan aktivitas harian warga.
PT PAU dan DLNG berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya bersama melindungi kesehatan masyarakat. Dukungan DLNG memperkuat pelaksanaan pembagian masker kepada warga di kawasan Tugu Adipura.
Sinergi lintas instansi itu diharapkan memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat. Pemerintah daerah juga berharap kesadaran warga menjaga lingkungan meningkat selama musim kemarau.
Masyarakat diimbau mengurangi paparan asap saat berada di luar ruangan. Penggunaan masker disebut sebagai salah satu langkah perlindungan diri yang paling mudah dilakukan.
Kabut asap yang datang dari wilayah lain berpotensi mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari. Pemerintah Kabupaten Banggai menempatkan pembagian masker sebagai langkah antisipatif menghadapi kondisi tersebut.