Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, mengusulkan penambahan 10 lokasi baru pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI untuk tahun anggaran 2027. Usulan itu disampaikan Bupati Donggala Vera Elena Laruni bersamaan dengan peresmian pemancangan awal KNMP gelombang pertama yang tersebar di enam titik kawasan pesisir. Pemkab mendorong sinergi antarinstansi dari tingkat desa hingga dinas teknis agar pengelolaan KNMP berjalan optimal.
DONGGALA — Bupati Donggala Vera Elena Laruni menyampaikan usulan penambahan lokasi KNMP itu saat meresmikan pemancangan awal pembangunan gelombang pertama. Menurutnya, 10 lokasi baru yang diusulkan tersebar di sejumlah desa pesisir yang dinilai memiliki potensi pelayanan bagi masyarakat nelayan.
"Pemerintah Kabupaten Donggala melalui tahun anggaran 2027 telah mengusulkan kepada pemerintah pusat target sebanyak 10 lokasi yang tersebar di sejumlah desa pesisir yang memiliki potensi pelayanan bagi masyarakat nelayan," kata Vera di Donggala, Sulawesi Tengah.
Pemancangan awal KNMP gelombang pertama mencakup enam lokasi di kawasan pesisir Donggala. Titik-titik itu meliputi Desa Salubomba di Kecamatan Banawa Tengah, Kelurahan Bone Oge di Kecamatan Banawa, Desa Batusuya di Kecamatan Sindue Tombusabora, Desa Tompe di Kecamatan Sirenja, dan Desa Panggalaseang di Kecamatan Sojol.
Satu lokasi lain ditetapkan dalam program tanpa disebutkan namanya secara rinci. Keenam titik ini menjadi fondasi awal perluasan konektivitas kawasan pesisir Donggala.
Vera menjelaskan, pembangunan KNMP diarahkan menjadikan tiap titik sebagai pintu gerbang utama pendaratan sekaligus distribusi hasil perikanan wilayah sekitarnya. Langkah itu ditempuh untuk memperluas konektivitas kawasan pesisir.
Fasilitas yang disiapkan di kawasan KNMP mencakup tambatan perahu nelayan, shelter pendaratan ikan, kantor pengelola, dok kapal, pabrik es, gedung beku (cold storage), hingga kios perbekalan nelayan.
Pemkab Donggala mendorong sinergi ketat antarinstansi mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga dinas teknis terkait. Tujuannya memastikan pengelolaan dan operasionalisasi KNMP berjalan optimal.
"Saya meminta kepada pemerintah desa, kecamatan, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta instansi terkait lainnya agar memberikan dukungan dan koordinasi yang sebaik-baiknya, sehingga KNMP ini dapat tumbuh pesat, sehat, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi nelayan," ujar Vera.
Ia menilai sinergi seluruh pemangku kepentingan penting agar infrastruktur yang dibangun langsung berdampak pada peningkatan kapasitas usaha, nilai tambah produk perikanan, serta kesejahteraan ekonomi keluarga nelayan di wilayah pesisir Donggala.