SULAWESI TENGAH — Kenaikan harga pangan kerap membuat ibu rumah tangga harus lebih jeli mengatur belanja harian. Salah satu jurus yang bisa dipakai adalah mengoptimalkan bahan lokal murah seperti tempe sebagai pengganti protein hewani yang lebih mahal. Martabak telur isi tempe ini hadir sebagai alternatif lauk yang ramah di kantong namun tetap disukai seluruh anggota keluarga.
Resep ini juga fleksibel disajikan sebagai camilan sore, bekal sekolah, atau bahkan menu sarapan cepat. Agar semakin nikmat, martabak bisa disantap bersama acar timun, cabai rawit, atau saus sambal sesuai selera masing-masing.
Tahap awal yang menentukan cita rasa adalah mengukus tempe selama kurang lebih 10 menit. Proses ini membuat tekstur tempe lebih empuk, mudah dihaluskan, dan yang terpenting mengurangi aroma langu yang kerap menjadi kendala bagi sebagian orang.
Setelah dikukus, haluskan tempe dengan garpu. Sementara itu, tumis bawang putih dan bawang bombai hingga harum di wajan dengan sedikit minyak. Masukkan irisan cabai dan masak sebentar sebelum mencampurkan tempe halus ke dalam tumisan.
Bumbui dengan garam, gula, merica, dan kaldu bubuk. Aduk rata dan masak beberapa menit, lalu koreksi rasanya. Setelah api dimatikan dan tumisan sedikit dingin, barulah masukkan telur dan irisan daun bawang, aduk hingga semua bahan tercampur sempurna.
Letakkan satu lembar kulit lumpia di atas talenan, lalu tuangkan adonan telur dan tempe secukupnya di bagian tengah. Jangan terlalu banyak mengisi karena justru berisiko membuat kulit robek saat digoreng.
Lipat sisi kanan dan kiri kulit ke arah tengah, kemudian lipat bagian atas dan bawah hingga membentuk kotak rapat. Pastikan seluruh sisi tertutup sempurna agar isian tidak keluar selama proses penggorengan. Gunakan api sedang saat menggoreng dengan minyak panas agar kulit matang merata, renyah, dan berwarna kuning kecokelatan tanpa cepat gosong.
Resep dasar ini mudah dimodifikasi sesuai selera. Bagi yang menyukai rasa pedas, tambahkan irisan cabai rawit ke dalam adonan. Untuk rasa lebih gurih, taburkan sedikit keju parut atau kornet ke dalam campuran isian.
Perlu diperhatikan, kulit lumpia sebaiknya langsung digunakan setelah adonan diletakkan agar tidak lembek. Jika ingin tekstur isian lebih terasa, tempe bisa ditumbuk kasar, tidak perlu terlalu halus. Adonan yang terlalu basah juga perlu dihindari karena bisa membuat kulit mudah robek saat dilipat.
Bisa. Kulit martabak siap pakai yang dijual di pasar swalayan dapat menjadi pengganti kulit lumpia. Hasil akhirnya akan menghasilkan martabak dengan kulit lebih tebal dan kenyal. Untuk versi yang tidak pedas, cabai bisa dihilangkan atau diganti dengan paprika.
Kunci utama mendapatkan martabak yang renyah adalah memastikan minyak benar-benar panas sebelum adonan masuk dan konsisten menggunakan api sedang. Dengan begitu, kulit cepat mengeras tanpa membuat bagian dalam terlalu banyak mengembang.