TOJO UNA-UNA — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan tidak ada lagi desa yang terlewat dari program pembangunan. Hal ini ditegaskan Gubernur Anwar Hafid saat berdialog langsung dengan warga Desa Mire, Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una-Una, Selasa (4/8/2026).
Kedatangan orang nomor satu di Sulteng itu menggunakan helikopter. Bukan sekadar alat transportasi, pemilihan moda ini disebut sebagai simbol keseriusan pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat yang selama ini kesulitan akses.
“Kami ingin memastikan tidak ada daerah yang tertinggal. Pemerintah harus hadir dan mendengar langsung aspirasi masyarakat, termasuk di desa-desa yang akses transportasinya masih terbatas,” ujar Anwar Hafid dalam keterangannya.
Dialog yang berlangsung terbuka tersebut dihadiri ratusan warga, termasuk siswa SD dan SMP setempat. Sejumlah perwakilan Forkopimda, Camat Ulubongka, dan pemerintah desa juga tampak hadir.
Dalam kesempatan itu, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak. Beberapa di antaranya adalah pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas layanan pendidikan, serta perbaikan akses pelayanan publik.
Anwar Hafid memastikan seluruh masukan yang diserap akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam penyusunan program pembangunan di tingkat provinsi. Ia menekankan bahwa data dari lapangan adalah kunci agar program tepat sasaran.
Usai berdialog dengan warga, Gubernur melanjutkan agendanya ke Ampana. Ia menggelar pertemuan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tojo Una-Una bersama Bupati Ilham Lawidu.
Pertemuan yang dihadiri Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, dan unsur Forkopimda lainnya itu membahas penguatan kolaborasi antarlembaga. Anwar menilai pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal tanpa koordinasi yang solid dan situasi keamanan yang kondusif.
“Kami butuh dukungan penuh Forkopimda. Pembangunan tidak akan berjalan baik tanpa koordinasi yang kuat dan terciptanya rasa aman di tengah masyarakat,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, menyatakan kesiapan pemerintah kabupaten untuk bersinergi penuh dengan Pemprov Sulteng. Ia berkomitmen menjalankan program prioritas demi mempercepat pembangunan dan meningkatkan layanan kepada masyarakat.