SULAWESI TENGAH — Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul di tengah rangkaian kunjungan resminya ke Indonesia. Ini menjadi kali pertama dalam sejarah militer Thailand seorang pemimpin negara asing dianugerahi baret merah yang selama ini menjadi simbol eksklusif prajurit elite mereka.
Medali Special Warfare Command merupakan bentuk pengakuan tertinggi dari angkatan bersenjata Thailand kepada figur militer asing. Dalam tata upacara militer Thailand, baret merah tidak hanya sekadar penutup kepala, melainkan representasi keberanian dan kesiapan tempur pasukan khusus.
Adapun airborne aiguillette yang turut disematkan kepada Prabowo menjadi perlengkapan pendamping yang melambangkan dedikasi dan kehormatan dalam tugas. Ketiga elemen penghargaan ini diberikan secara bersamaan, menandakan tingginya penghormatan Kerajaan Thailand terhadap sosok Prabowo.
PM Anutin menjelaskan bahwa pemberian tanda kehormatan ini merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian Prabowo kepada bangsa dan negara. Ia menilai Prabowo sebagai sosok prajurit yang namanya harum dan dipuji oleh kalangan angkatan bersenjata Thailand.
"Oleh karena itu, angkatan bersenjata Thailand menyerahkan cenderamata kepada Bapak Presiden Prabowo sebagai bentuk penghormatan," ucap PM Anutin dalam pernyataan pers bersama.
Penganugerahan ini terjadi di tengah eratnya hubungan pertahanan kedua negara yang selama ini saling bertukar pengalaman di bidang operasi khusus. Prabowo, yang memiliki latar belakang sebagai mantan Komandan Jenderal Kopassus, dinilai memiliki kedekatan historis dengan pasukan elite berbagai negara.
Kunjungan PM Anutin ke Istana Merdeka pekan ini turut membahas penguatan kerja sama bilateral di luar sektor militer. Namun, momen penyematan baret merah menjadi sorotan utama karena statusnya yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam hubungan diplomatik kedua negara.
Seremoni berlangsung singkat dan khidmat, dihadiri sejumlah pejabat tinggi dari kedua negara. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Istana mengenai rencana tindak lanjut atas penghargaan tersebut.