PALU — Korem 132/Tadulako tengah menuntaskan program pembangunan Jembatan Perintis Garuda di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah. Hingga saat ini, 23 dari 53 jembatan yang direncanakan telah rampung dikerjakan.
Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta menyebut seluruh jembatan ditargetkan selesai pada pertengahan Agustus mendatang.
Pembangunan tersebut mencakup tiga tipe konstruksi, yakni jembatan gantung, jembatan armco, dan jembatan beton. Sebarannya berada di berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Tengah yang selama ini terkendala akses transportasi.
“Saat ini totalnya kami 53. Terdiri dari ada jembatan gantung, jembatan armco, maupun jembatan beton. Sebagian sudah selesai dan sebagian masih dalam proses,” kata Suntara di Palu, Senin.
Kehadiran jembatan ini tidak hanya memangkas jarak tempuh warga, tetapi juga berdampak langsung pada aktivitas harian masyarakat. Mobilitas anak sekolah menuju institusi pendidikan menjadi lebih mudah dan aman.
Di sektor ekonomi, infrastruktur ini memperlancar distribusi logistik serta pengangkutan hasil panen dari desa-desa yang sebelumnya sulit dijangkau kendaraan roda empat.
“Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus membuka akses wilayah yang selama ini menghadapi kendala transportasi,” ujarnya.
Program ini merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program pemerintah. Fokus utamanya adalah pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah.
Setelah seluruh jembatan tahap pertama tuntas, Korem 132/Tadulako akan melanjutkan program serupa. Hal itu disampaikan langsung oleh Danrem dalam keterangannya di Palu.
“Kami harapkan dalam pertengahan Agustus ini semuanya sudah selesai dan nanti akan dilanjutkan dalam program berikutnya,” pungkas Suntara.