PALU — Calon jamaah haji dan umrah di Kabupaten Buol dan Tolitoli kini tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Kota Palu hanya untuk mengurus paspor. Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Palu menghadirkan layanan Eazy Paspor di dua kabupaten tersebut sejak pekan lalu.
Kepala Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, mengatakan layanan jemput bola itu mencakup seluruh tahapan pembuatan paspor. Pemohon menjalani pemeriksaan dokumen, pengambilan data biometrik, hingga wawancara langsung dengan petugas imigrasi di lokasi pelayanan.
"Layanan tersebut merupakan komitmen instansi untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat, khususnya calon jamaah haji dan umrah agar dapat mengurus paspor tanpa harus datang ke Kota Palu," kata Akmal di Palu, Kamis.
Jarak tempuh dari Buol atau Tolitoli ke Palu bisa mencapai lebih dari 400 kilometer dengan waktu perjalanan darat sekitar 8-10 jam. Bagi calon jamaah yang tengah mempersiapkan keberangkatan ibadah, ongkos dan waktu yang dibutuhkan untuk mengurus paspor menjadi beban tambahan. Layanan jemput bola ini memangkas biaya transportasi dan waktu tunggu secara signifikan.
Akmal menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya Imigrasi Palu menghadirkan layanan yang inklusif, cepat, dan mudah diakses. Ia berharap semakin banyak masyarakat di daerah terpencil yang merasakan manfaat pelayanan prima, sekaligus mendukung kelancaran persiapan ibadah haji dan umrah.
"Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu juga berkomitmen terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan keimigrasian yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," jelasnya.
Layanan serupa direncanakan berlanjut ke kabupaten lain di Sulawesi Tengah yang memiliki kantor imigrasi terdekat hanya di Palu. Dengan sistem jemput bola, proses penerbitan paspor diharapkan tetap berjalan cepat dan sesuai ketentuan, tanpa mengorbankan kualitas verifikasi data.