MOROWALI — Petugas Imigrasi Kelas I TPI Morowali menyambangi langsung kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) untuk melayani pembuatan paspor 50 karyawan PT Dexin Steel Indonesia (DSI). Layanan kolektif ini merupakan bagian dari program Eazy Paspor yang digagas untuk memangkas birokrasi dan waktu pengurusan dokumen keimigrasian.
Mayoritas pemohon mengajukan paspor untuk keperluan mengikuti kursus di luar negeri. Program pelatihan itu difasilitasi perusahaan sebagai bagian dari peningkatan keterampilan kerja para pekerjanya.
Melalui Eazy Paspor, petugas melakukan seluruh rangkaian permohonan di lokasi pabrik. Mulai dari pemeriksaan kelengkapan dokumen, wawancara, pengambilan foto, hingga perekaman data biometrik. Seluruh proses berlangsung tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta.
Para pekerja tidak perlu meninggalkan tempat kerja dalam waktu lama. Persiapan keberangkatan untuk mengikuti kursus pun dinilai lebih efektif dan efisien.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali, Yusva Aditya, menyebut layanan ini sebagai inovasi untuk mendekatkan akses keimigrasian ke masyarakat. "Melalui semangat Imigrasi untuk Rakyat, kami berkomitmen menghadirkan pelayanan keimigrasian yang semakin mudah diakses, cepat, dan profesional," ujarnya.
Yusva menambahkan bahwa pelaksanaan di PT DSI merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan kemudahan layanan bagi pekerja di kawasan industri. Ke depan, pihaknya akan memperluas sinergi dengan perusahaan, instansi, dan komunitas lain agar layanan semakin dekat dan mudah dijangkau.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah, Arief Hazairin Satoto, mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha ini. Ia berharap sinergi serupa terus diperluas untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Sulawesi Tengah.
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali membuka peluang bagi kantor, perusahaan, kampus, komunitas, maupun kompleks perumahan yang ingin menghadirkan layanan Eazy Paspor. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan pengajuan dapat menghubungi WhatsApp +62 813-1759-588.