SULAWESI TENGAH — Jakarta – Xpeng Indonesia memberikan kode keras akan memperkenalkan model terbarunya di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Informasi yang beredar dari tenaga penjual di Jakarta menyebut SUV listrik tersebut adalah Xpeng L03, kendaraan yang sebelumnya sudah debut di Eropa.
L03 hadir dengan DNA desain SUV coupe alias fastback. Sosoknya digarap oleh Juanma Lopez, desainer yang pernah bekerja di Lamborghini, Audi, hingga Ferrari. Ciri khasnya bisa dikenali dari semi-hidden door handle, ducktail spoiler di bagian belakang, dan ruang bagasi depan (frunk) 102 liter pada varian BEV.
Jika benar meluncur, Xpeng L03 akan menjadi salah satu SUV listrik terbesar di segmennya. Panjangnya mencapai 4.650 mm, lebar 1.920 mm, tinggi 1.600 mm, dan wheelbase 2.850 mm. Sebagai tandingan, BYD Atto 3 yang dijual di Indonesia hanya memiliki panjang 4.455 mm, lebar 1.875 mm, dan wheelbase 2.720 mm.
Selisih 195 mm pada panjang bodi dan 130 mm pada jarak sumbu roda berpotensi membuat kabin L03 lebih lega, terutama untuk penumpang baris kedua. Hal ini menjadi salah satu modal utama Xpeng untuk merebut hati konsumen Indonesia yang mementingkan ruang kaki belakang.
Xpeng menyiapkan lima varian L03 secara global. Empat di antaranya adalah Battery Electric Vehicle (BEV) dan satu sisanya Extended Range Electric Vehicle (EREV). Varian dasar RWD Standard Range menggunakan motor listrik belakang 180 kW (241 hp) dengan baterai LFP 58,3 kWh yang diklaim mampu menempuh 445 km (WLTP).
Sebagai perbandingan, BYD Atto 3 di Indonesia hanya tersedia dalam dua varian. Varian Premium menggunakan baterai Blade 60,48 kWh dengan klaim jarak tempuh 480 km (NEDC), sementara varian Advanced mengusung baterai 49,92 kWh yang diklaim bisa menempuh 410 km (NEDC). Perbedaan standar pengujian (WLTP vs NEDC) perlu dicatat, di mana WLTP biasanya lebih realistis mendekati kondisi jalan sebenarnya.
Masuknya Xpeng L03 ke Indonesia bukan sekadar menambah jumlah pemain di segmen SUV listrik. Dengan dimensi lebih besar, tenaga lebih tinggi (241 hp vs 201 hp), dan opsi baterai yang lebih variatif, L03 menjadi ancaman serius bagi dominasi BYD Atto 3 yang saat ini memimpin pasar.
Namun, faktor harga masih menjadi teka-teki. Xpeng harus bermain agresif di harga jika ingin merebut pangsa pasar yang sudah dibangun BYD. GIIAS 2026 akan menjadi panggung pertama untuk melihat apakah L03 bisa menjadi jawara baru di segmen ini.