Bulog Sulteng Intensifkan Distribusi Minyakita ke Pasar SP2KP, Kuota Mingguan Terbatas 20.000 Liter

Penulis: Deni Kurniawan  •  Senin, 27 Juli 2026 | 14:02:31 WIB
Distribusi Minyakita oleh Bulog Sulteng diprioritaskan ke pasar SP2KP dengan kuota mingguan terbatas 20.000 liter.

PALU — Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah memastikan distribusi minyak goreng rakyat atau Minyakita kini difokuskan ke Pasar Strategis Pengendalian Harga dan Ketersediaan Pangan (SP2KP) di sejumlah daerah. Langkah ini diambil setelah pasokan dari produsen mengalami penurunan drastis menjadi hanya 20.000 liter per minggu dalam beberapa waktu terakhir. Keterbatasan kuota itu memicu keluhan dari para pedagang mitra dan konsumen di lapangan.

Pasokan Turun, Distribusi Diprioritaskan ke SP2KP

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sulawesi Tengah, Jusri Pakke, mengungkapkan bahwa pihaknya hanya menerima jatah sekitar 20.000 liter per minggu dari produsen. Jumlah tersebut jauh berkurang dibandingkan pasokan normal sebelumnya.

“Kami mendapat kuota yang berkurang dari biasanya dari produsen Minyakita, makanya semua stok kita upayakan masuk di pasar SP2KP. Stok yang diberikan hanya 20.000 liter per minggu. Makanya ada keluhan-keluhan dari pedagang mitra dan konsumen,” ujar Jusri belum lama ini.

Mengapa Stok Minyakita Menyusut?

Penurunan kuota dari hulu menjadi penyebab utama langkanya Minyakita di pasaran Sulawesi Tengah. Bulog sebagai distributor tidak bisa memenuhi seluruh permintaan pedagang mitra yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Akibatnya, keluhan mulai bermunculan, terutama dari pedagang kecil yang kesulitan mendapatkan pasokan untuk dijual kembali. Konsumen pun mengeluhkan harga yang cenderung naik di tingkat pengecer karena terbatasnya barang.

Langkah Bulog: Fokus ke Pasar Strategis

Untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan, Bulog mengalihkan seluruh stok Minyakita yang ada ke titik-titik SP2KP. Pasar ini dinilai lebih terkontrol dan bisa menjangkau konsumen langsung dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Jusri menambahkan bahwa distribusi ke SP2KP menjadi prioritas agar masyarakat tetap bisa membeli Minyakita dengan harga terjangkau di tengah keterbatasan pasokan. Pihaknya berharap kuota dari produsen segera pulih seperti semula.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: sultengraya.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top