MOROWALI — Isu kerenggangan hubungan antara Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dengan Pemerintah Kabupaten Morowali akhirnya diluruskan. Anwar yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng menegaskan bahwa rapat program "Berani Cerdas" yang sebelumnya ramai diberitakan bukanlah forum yang mengeksklusikan Pemkab Morowali.
"Jadi itu rapat internal," ujar Anwar saat ditemui di sela-sela acara HUT ke-25 Partai Demokrat di Morowali, Kamis (17/7/2026).
Anwar menjelaskan, pertemuan di SMA Negeri 1 Bungku tersebut hanya mengundang Kepala Cabang Dinas Pendidikan, Dinas Pendapatan, dan dinas lain yang memiliki cabang di Kabupaten Morowali. Ia menyebut pihaknya sengaja tidak mengundang unsur pemerintah daerah karena agenda yang dibahas bersifat teknis kepegawaian provinsi.
"Berani Cerdas kemarin Ibu Wagub, izin Wakil Bupati. Izin kami pertemuan internal, pertemuan internal di SMA 1," kata Anwar menirukan koordinasi yang telah dilakukan sebelumnya.
Menurut Anwar, ia sudah membaca pemberitaan di media cetak yang menyebut 'Bupati, Gubernur melaksanakan rapat tidak dihadiri'. Ia khawatir narasi tersebut memicu spekulasi negatif di tengah masyarakat. "Nanti ini bisa berantakan lagi. Berarti gubernur dengan bupati tidak bakal baik. Padahal tidak," tegasnya.
Meski rapat bersifat tertutup, Anwar memastikan hubungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan Kabupaten Morowali berjalan harmonis. Ia justru mengapresiasi dukungan penuh dari jajaran Forkopimda Morowali, termasuk Kapolres, Dandim, dan Ketua DPRD, terhadap program-program provinsi.
"Hari ini kita bisa buktikan bersama dukungan pemerintah Kabupaten Morowali terhadap kegiatan karena kita sama-sama berkoalisi untuk membangun Morowali yang kita cintai ini," ucap Anwar.
Klarifikasi ini disampaikan di tengah rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat yang dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian sembako untuk warga kurang mampu. Ketua Panitia DPC Demokrat Morowali, Haji Syarifudin Hafid, menyebut kegiatan ini sebagai wujud nyata kehadiran partai dalam mendukung visi "Berani Sehat" milik Pemprov Sulteng.
Dalam kesempatan yang sama, Anwar Hafid juga menegaskan tiga fokus kerja Partai Demokrat saat ini: tegak lurus mendukung Presiden Prabowo, menggerakkan program "Indonesia Asri", serta menekan inflasi termasuk harga komoditas ikan di Morowali. Dengan adanya penjelasan langsung dari gubernur, diharapkan tidak ada lagi spekulasi yang berkembang di publik terkait hubungan kedua institusi pemerintahan tersebut.