SULAWESI TENGAH — Platform media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, melakukan penyesuaian pada algoritma penayangan kontennya. Perubahan ini berfokus pada peningkatan visibilitas unggahan dari pengguna yang saling mengikuti, atau yang biasa disebut mutuals.
Kepala produk X, Nikita Bier, mengungkapkan pada Senin (15/4) bahwa data interaksi antar mutuals sebelumnya tidak dimasukkan dalam algoritma. Akibatnya, unggahan dari teman jarang muncul di kolom balasan.
"Kami menyadari data ini hilang dari algoritma dan membuat teman-teman Anda lebih jarang muncul di balasan. Hal ini mengakibatkan kolom balasan terasa lebih seperti medan perang dengan orang-orang yang tidak Anda kenal," ujar Bier.
Dengan perubahan ini, X berharap pengguna akan merasakan pengalaman yang lebih komunal. Alih-alih dibanjiri suara-suara asing yang saling berteriak di linimasa, pengguna diharapkan lebih sering melihat konten dari orang-orang yang memang saling terhubung.
Bier menambahkan, penyesuaian ini juga akan membantu pembentukan kelompok diskusi berdasarkan minat yang sama. "Ini akan membantu kluster terbentuk di sekitar minat dengan lebih mudah, sesuatu yang sudah banyak diminta orang," jelasnya.
Perubahan algoritma ini bukanlah satu-satunya langkah yang diambil X belakangan ini. Platform tersebut juga tengah gencar memperbarui fitur untuk menarik lebih banyak kreator konten.
Awal tahun ini, X mengubah skema kompensasi untuk akun-akun yang menghasilkan konten orisinal, bukan sekadar agregator. Pada awal bulan ini, X juga meluncurkan editor video bawaan untuk memudahkan pengguna mengedit unggahan langsung di platform.
Langkah X ini mengikuti jejak Meta yang juga terus menyempurnakan algoritma Threads untuk membangun komunitas. Strategi ini menjadi pembeda utama Threads dari rival utamanya, X.
Bulan lalu, Threads meluncurkan fitur "Your Algo" yang memungkinkan pengguna mengontrol secara pribadi konten apa yang muncul di feed mereka. Platform besutan Meta itu juga baru saja mencapai 500 juta pengguna aktif bulanan.
Bagi pengguna X di Indonesia, perubahan algoritma ini mungkin tidak langsung terasa drastis. Namun, dalam jangka panjang, pengguna yang aktif berinteraksi dengan akun mutuals-nya kemungkinan akan melihat perubahan signifikan pada jenis konten yang muncul di kolom balasan dan linimasa mereka.