SULAWESI TENGAH — Keputusan Ole Romeny untuk kembali ke kasta tertinggi Liga Belanda disambut antusias oleh klub barunya, Fortuna Sittard. Pemain berusia 26 tahun itu mengaku langsung merasakan kecocokan sejak awal negosiasi.
"Sejak awal, rasanya tepat. Kepercayaan yang diberikan klub kepada saya langsung memberi perasaan positif dan memainkan peran penting dalam keputusan saya," ujar Romeny, dikutip dari Voetbalprimeur.
Romeny menegaskan ambisinya untuk menjadi pembeda di lini depan. "Saya sangat menantikan untuk berada di lapangan, memainkan pertandingan, dan menunjukkan kemampuan saya. Sebagai penyerang, saya ingin menjadi penentu bagi tim," tambahnya.
Kepindahan ini dinilai brilian mengingat situasi pelik yang membelit Oxford United. Klub asal Inggris itu dipastikan akan berlaga di kasta ketiga Liga Inggris pada musim 2026/2027. Minimnya menit bermain Romeny di sana juga menjadi alasan utama ia mencari pelabuhan baru.
Media Belanda, Voetbalprimeur, menyebut Fortuna Sittard menjadi tempat yang tepat bagi Romeny untuk kembali mendapatkan jam terbang reguler. Striker berdarah Indonesia itu masih terikat kontrak di Inggris hingga pertengahan 2028.
Direktur Teknik Fortuna Sittard, Joris Mathijsen, menjadi salah satu sosok yang mendatangkan Romeny. Ia mengaku sudah mengenal kemampuan striker Timnas Indonesia itu sejak kerja sama sebelumnya.
"Ole adalah pemain penyerang andalan yang saya kenal baik. Sejak itu, ia telah berkembang lebih jauh dan mendapatkan pengalaman di level nasional dan internasional. Selain itu, ia juga telah menjadi pemain internasional Indonesia," ucap Mathijsen.
Bagi Romeny, Eredivisie bukanlah tempat asing. Sebelum merantau ke Inggris, ia telah malang melintang di sejumlah klub Belanda. NEC Nijmegen, FC Emmen, Willem II, dan FC Utrecht pernah menjadi tempatnya bernaung.
Pengalaman tersebut diyakini akan membantunya cepat beradaptasi dan langsung berkontribusi bagi Fortuna Sittard. Targetnya jelas: mencetak banyak gol dan membawa tim meraih kesuksesan. (afr/afr/jun)