PALU — Sampah plastik dan limbah rumah tangga yang menumpuk di sepanjang garis pantai Tanjung Ruru menjadi sasaran utama aksi bersih-bersih yang digelar personel Satbrimobda Sulteng bersama warga setempat. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk mencegah pencemaran ekosistem laut di wilayah tersebut.
Kehadiran personel Brimob di lapangan menjadi motor penggerak yang membangkitkan kembali semangat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan fasilitas publik. Seluruh sampah yang terkumpul langsung diangkut menggunakan armada dari Kelurahan Mamboro Barat dan kendaraan pick-up operasional milik Satbrimobda Sulteng untuk dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Kasubbagrenmin Satbrimob Polda Sulteng Kompol Setiyo Wibowo menegaskan bahwa kegiatan pembersihan pantai ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari dukungan penuh terhadap program lingkungan pemerintah. “Melalui kolaborasi antara personel dan warga, kami ingin mengedukasi sekaligus memastikan bahwa kawasan wisata pantai seperti Tanjung Ruru ini tetap terjaga keasriannya, sehingga aman dan nyaman untuk dinikmati seluruh lapisan masyarakat,” jelas Setiyo.
Kondisi pesisir Pantai Tanjung Ruru kini kembali bersih setelah aksi yang penuh kebersamaan itu. Kegiatan ini sekaligus memperkokoh hubungan kemitraan antara Satbrimobda Sulteng dengan elemen masyarakat di Kelurahan Mamboro Barat. Program “Asri” yang dicanangkan pemkot sendiri bertujuan mewujudkan lingkungan kota yang tertata rapi dan terbebas dari sampah.