Perbasi Sulteng Gelar Penataran Wasit Basket Lisensi C dan B2, Biaya Pendaftaran Mulai Rp250 Ribu

Penulis: Cahyo Wibowo  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 13:24:47 WIB
Perbasi Sulteng menggelar penataran wasit basket lisensi C dan B2 di Kota Palu.

PALU — Minimnya jumlah perangkat pertandingan bersertifikat menjadi masalah klasik bagi perkembangan bola basket di Sulawesi Tengah. Kondisi itu mendorong Perbasi Sulteng bersama Perbasi Kota Palu menggelar penataran wasit untuk dua jenjang lisensi sekaligus.

Bidang Wasit Perbasi Kota Palu, Ryan, mengatakan bahwa selama ini ketersediaan wasit tidak sebanding dengan jumlah turnamen yang digelar. “Karena keterbatasan wasit yang ada di Sulawesi Tengah, dibuatlah penataran tersebut,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Dua Jalur Lisensi dan Satu Workshop Nonlisensi

Penataran yang dipusatkan di Kota Palu ini tidak hanya membuka pendaftaran bagi calon wasit baru yang ingin mendapatkan Lisensi C. Perbasi juga memfasilitasi wasit yang sudah memiliki lisensi untuk mengikuti penyegaran maupun peningkatan jenjang ke Lisensi B2.

Dari data panitia, enam wasit dijadwalkan mengikuti penyegaran. Sementara itu, lima wasit akan naik level ke Lisensi B2 — terdiri dari dua wasit asal Kabupaten Donggala dan tiga wasit dari Kota Palu. Sisanya adalah peserta baru yang akan mengikuti penataran Lisensi C.

Biaya Pendaftaran dan Fasilitas Peserta

Pendaftaran telah dibuka sejak 30 Juni dan akan berlangsung hingga 5 Agustus 2026. Panitia menyediakan kuota sebanyak 30 peserta.

  • Rp750 ribu untuk peserta Lisensi C
  • Rp1 juta bagi peserta peningkatan Lisensi B2 maupun penyegaran
  • Rp250 ribu untuk peserta workshop nonlisensi

Setiap peserta akan mendapatkan sertifikat dan lisensi sesuai kategori, baju pelatihan, jersey wasit, serta peluit. Workshop nonlisensi juga disertai sertifikat bagi peserta yang tidak mengejar lisensi formal.

Target: Regenerasi Wasit Profesional

Ryan berharap penataran ini mampu mencetak lebih banyak wasit yang benar-benar memahami aturan pertandingan dan siap memimpin laga sesuai standar nasional. Menurutnya, kebutuhan perangkat pertandingan di Sulawesi Tengah terus meningkat seiring maraknya kompetisi bola basket di tingkat kabupaten dan kota.

“Proses regenerasi wasit harus berjalan lebih cepat agar pelaksanaan kompetisi di Sulteng semakin didukung oleh perangkat pertandingan yang profesional dan berkualitas,” pungkasnya. CLG

Reporter: Cahyo Wibowo
Sumber: mercusuar.web.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top