Google Chrome Hentikan Dukungan Ekstensi Manifest V2 per 31 Agustus 2026, Ini Dampaknya

Penulis: Andi Pratama  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12:02 WIB
Google Chrome resmi menghapus dukungan ekstensi Manifest V2 mulai 31 Agustus 2026.

SULAWESI TENGAH — Peralihan dari Manifest V2 ke Manifest V3 di Google Chrome sudah berlangsung sejak lebih dari empat tahun lalu. Kini, raksasa mesin pencari itu memberikan kepastian kapan proses transisi benar-benar tuntas. Melansir laporan dari 9to5Google, Jumat (15/4/2026), Google mengonfirmasi bahwa 31 Agustus 2026 menjadi batas akhir penghapusan total ekstensi Manifest V2 dari Chrome Web Store.

Apa yang Berubah bagi Pengguna Chrome?

Bagi pengguna yang sudah menginstal ekstensi V2 sebelum perilisan Chrome 138 tahun lalu, aplikasi tersebut masih bisa dipakai. Namun, mereka tidak akan menerima pembaruan apa pun, termasuk patch keamanan. Lebih merepotkan lagi, jika pengguna berganti perangkat atau menginstal ulang browser, ekstensi lawas itu tidak bisa diunduh lagi dari toko resmi Google.

Google secara resmi mematikan dukungan untuk ekstensi V2 pada Juli 2025. Sebelumnya, sempat ada celah yang memungkinkan pengguna mengaktifkan kembali ekstensi lama secara manual, tetapi celah itu sudah ditutup. Kini, fase terakhir tinggal menunggu pembersihan total dari backend toko aplikasi.

Mengapa Ekstensi Pemblokir Iklan Paling Terdampak?

Manifest V3 diposisikan Google sebagai fondasi ekstensi yang lebih aman dan efisien. Sayangnya, kerangka kerja baru ini membatasi kemampuan ekstensi tertentu, terutama ad blocker. Beberapa pemblokir iklan populer seperti uBlock Origin versi klasik tidak bisa berfungsi penuh di V3 karena batasan pada aturan filtering yang bisa dijalankan secara real-time.

Meski begitu, banyak pengembang sudah meluncurkan versi V3 dari ekstensi mereka. Pengguna disarankan untuk mencari alternatif yang kompatibel dengan Manifest V3 sebelum tenggat 31 Agustus 2026 tiba.

Kronologi Akhir Ekstensi Manifest V2

  • Juli 2025: Google secara resmi menonaktifkan dukungan ekstensi V2 di Chrome.
  • Akhir 2025: Celah yang memungkinkan pengguna mengaktifkan ulang ekstensi V2 ditutup.
  • 31 Agustus 2026: Semua ekstensi V2 dihapus dari Chrome Web Store. Ekstensi yang sudah terinstal sebelumnya tidak bisa diperbarui atau diinstal ulang.

Bagaimana dengan Pengguna di Indonesia?

Bagi pengguna Chrome di Indonesia yang masih setia memakai ekstensi lawas, tidak ada opsi lain selain beralih. Meskipun ekstensi V2 tetap bisa berjalan di perangkat yang sudah menginstalnya sebelum Chrome 138, ketiadaan pembaruan keamanan membuat perangkat rentan terhadap celah eksploitasi. Jika Anda membeli laptop baru atau menghapus browser, ekstensi tersebut hilang selamanya.

Google menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk keamanan dan performa browser secara keseluruhan. Namun, bagi pengguna yang sangat bergantung pada fitur spesifik ekstensi V2, inilah saatnya mencari pengganti yang kompatibel dengan Manifest V3.

Reporter: Andi Pratama
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top