LUWUK — Angka kemiskinan di Kabupaten Banggai terus menunjukan tren penurunan yang konsisten. Data terbaru mencatat persentase penduduk miskin turun dari 6,56 persen menjadi 6,23 persen, setara dengan berkurangnya 1.040 jiwa dari garis kemiskinan.
Di sisi lain, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil ditekan menjadi 3,07 persen. Inflasi selama semester pertama 2026 juga dilaporkan masih berada dalam level terkendali, menjadi sinyal positif bagi daya beli masyarakat di wilayah ujung timur Sulawesi Tengah itu.
Gubernur Anwar Hafid menjelaskan, capaian tersebut tidak lepas dari sinergi program antara Pemprov Sulteng dan Pemkab Banggai. Salah satunya melalui program Berani Cerdas yang mengucurkan beasiswa dan bantuan biaya pendidikan kepada 2.658 mahasiswa asal Banggai pada 2025. Total anggaran yang digelontorkan mencapai lebih dari Rp9,22 miliar.
“Peringatan HUT tahun ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Banggai dalam mempercepat pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan hingga pelosok desa,” ujar Anwar dalam sambutannya.
Di sektor kesehatan, program Berani Sehat berhasil mendorong cakupan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan non-JKN di Banggai mencapai 98,44 persen. Angka itu setara dengan 14.851 jiwa dari target 15.086 jiwa. Pemerintah provinsi juga terus menekan prevalensi stunting dari 29,1 persen menjadi 28,6 persen.
Pembangunan infrastruktur mendapat perhatian lewat program Berani Lancar. Pada 2025, Pemprov telah menyelesaikan peningkatan jalan sepanjang 3,32 kilometer dengan anggaran Rp17,3 miliar. Proyek berlanjut di 2026 melalui skema multiyears yang mencakup ruas Pangkalaseang-Balantak-Sobol, Poh-Siuna-Mayayap-Bualemo, serta Balingera-Longge Atas-Dataran Bulan.
Sektor pertanian juga digenjot melalui Berani Makmur. Sebanyak 27.913 unit bantuan benih dan bibit pertanian senilai Rp13,8 miliar telah disalurkan. Selain itu, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan diberikan kepada 4.729 pekerja rentan, termasuk petani dan nelayan.
Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan HUT ke-66 Banggai sebagai momentum memperkuat persatuan dan terus berkontribusi bagi kemajuan daerah.