SULAWESI TENGAH — Badan penanggulangan bencana Amerika Serikat (FEMA) memberikan panduan jelas mengenai perlindungan pertama yang harus dilakukan: saat melihat badai besar mendekat, cabut semua kabel perangkat elektronik dari stopkontak. Langkah ini dinilai paling mudah dan tidak memerlukan biaya sepeser pun.
Namun, bersiap saat badai datang saja tidak cukup. Pencegahan jangka panjang juga sama pentingnya untuk menyelamatkan perangkat mahal di rumah. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan sebelum petir menyambar.
Ketika petir menyambar di dekat rumah, aliran listrik bertegangan sangat tinggi bisa merambat melalui kabel listrik. Lonjakan daya ini bergerak cepat dan langsung membanjiri sirkuit di dalam perangkat elektronik, menyebabkan kerusakan permanen.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), petir juga bisa merambat melalui pipa ledeng bangunan dan kabel logam yang tertanam di dinding atau lantai beton. Ancaman ini lebih luas dari yang disadari banyak orang.
Lonjakan listrik tidak selalu harus berasal dari sambaran langsung. Sambaran petir di sekitar lokasi rumah sudah cukup untuk memicu kenaikan tegangan yang merusak perangkat sensitif seperti komputer, televisi, dan konsol game.
FEMA merekomendasikan penggunaan pelindung lonjakan arus (surge protector) untuk perangkat elektronik sensitif. Alat ini berbeda dari stop kontak biasa karena mampu mengalihkan kelebihan tegangan menjauh dari perangkat yang terhubung.
Saat memilih surge protector, perhatikan dua hal penting. Pertama, nilai Joule yang menunjukkan seberapa besar energi yang bisa diserap sebelum alat tersebut rusak. Untuk komputer, diperlukan nilai minimal 2.000 joule. Kedua, tegangan jepit (clamping voltage) yang merupakan pemicu alat mulai bekerja mengalihkan daya; semakin rendah angkanya, semakin baik, idealnya di bawah 400V.
Untuk perangkat besar yang harus menyala 24 jam seperti kulkas, colokkan langsung ke stopkontak dinding. FEMA memperingatkan bahwa kabel ekstensi bisa mengalami overheat jika digunakan untuk peralatan semacam itu.
Bagi pengguna yang tidak bisa mencabut perangkat saat badai, misalnya untuk server atau peralatan jaringan, Uninterruptible Power Supply (UPS) bisa menjadi solusi. UPS bertindak sebagai perantara antara stopkontak dan perangkat, dilengkapi baterai cadangan dan sirkuit perlindungan lonjakan arus yang lebih canggih. Jika listrik padam atau terjadi lonjakan, UPS akan langsung beralih ke daya baterai.
Untuk perlindungan yang lebih menyeluruh, pemilik rumah bisa mempertimbangkan sistem proteksi petir seluruh rumah (whole-home surge protection). Alat ini dipasang langsung di panel listrik utama oleh teknisi listrik berlisensi dan memberikan perlindungan ke semua perangkat elektronik di dalam rumah.
Bagi yang tinggal di daerah rawan petir, pemasangan penangkal petir atau sistem proteksi petir (lightning protection system) mungkin diperlukan. Sistem ini bekerja dengan mengalihkan energi listrik dari sambaran petir langsung ke tanah dengan aman.
Melindungi perangkat elektronik dari petir sebenarnya sederhana: persiapkan sebelum badai, bukan setelahnya. Mencabut kabel perangkat saat berada di rumah tetap menjadi pilihan paling andal dan murah. Saat bepergian, investasi pada pelindung lonjakan arus bisa menjadi pembeda antara kehilangan perangkat mahal dan rumah yang tetap aman.